
Photo
JawaPos.com - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Putra Jaya Husin menyebut, ada sesuatu yang tak beres di dalam partai yang saat ini dipimpin oleh Zulkifli Hasan itu. Terbukti, Hanafi Rais tiba-tiba menyatakan mundur dari partai dan juga posisinya di sebagai ketua Fraksi di DPR.
"Seorang Ketua Fraksi, anggota DPR yang banyak suaranya, melepaskan jubahnya. Itu semua pasti ada something wrong, pasti ada masalah besar. Karena kalau masalah kecil tidak mungkin Hanafi keluar dari DPR dan PAN," ujar Putra Jaya saat dihubungi, Rabu (6/5).
Putra Jaya membeberkan selain Hanafi Rais sebenarnya banyak kader-kader PAN yang ingin mengundurkan diri. Namun hal itu urung dilaksanakan karena dirinya melarangnya.
"Sebetulnya sebulan atau dua bulan lalu juga ada beberapa orang yang mau mundur tapi kami larang. Kami minta karena itu amanah rakyat, jadi saya minta bertahan dulu," katanya.
"Kita lihat Pak Zulikifli Hasan kedepan siapa tahu Allah memberikan hidayah, kemudian Pak Zul bersikap lebih baik. Setiap kader yang ingin berhenti kita hadang, kita larang," tambahnya.
Namun, Putra Jaya juga menambahkan, mendirikan partai baru yang saat sedang digawangi Amien Rais, bukan berarti untuk meruntuhkan PAN dan mengambil suaranya. Tapi ini semata-mata ikhtiar untuk menegakan kebenaran dan keadilan di negeri ini.
"Kami bikin partai bukan untuk menarik suara yang banyak dari PAN, atau untuk menarik kader PAN. Itu terlalu kecil, sama saja membunuh saudara sendiri," tegasnya.
Sebelumnya, politikus PAN yang juga loyalis Amien Rais, Asri Anas juga membenarkan pengunduran diri Hanafi Rais. "Saya sudah konfirmasi sama Hanafi Rais. Itu benar mundur seperti di surat," kata Asri Anas kepada wartawan, Selasa (5/5).
Sementara terpisah, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengaku belum adanya surat pengunduran diri Hanafi Rais yang masuk ke Sekretariat DPP PAN.
"Saya belum mendengarnya dan belum menerima surat yang telah beredar," ujar Eddy.
Namun demikian, Eddy mengatakan PAN menghormati keputusan Hanafi Rais ihwal pengunduran dirinya tersebut.
"Pada prinsipnya kami menghormati sikap dan keputusan setiap kader PAN dalam membaktikan dirinya kepada partai dan masyarakat, baik dalam struktur partai maupun luar," kata Eddy.
"Kami percaya bahwa setiap insan politik dapat berbakti dan berkontribusi secara aktif kepada masyarakat sesuai dengan cara yang dianggap terbaik bagi dirinya masing-masing," tambahnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=oRUJKBFt6CY
https://www.youtube.com/watch?v=Fx1-tEKpS70
https://www.youtube.com/watch?v=ZVYDzxryK1Q

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
