
Photo
JawaPos.com - Partai Demokrat mengaku keberatan mengenai pengambilan tema dengan kata 'putihkan' pada beberapa kampanye Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasalnya, penyebutan itu dianggap mengarah ke kelompok tertentu.
"Jadi bisa cari tema lain supaya tidak terisolasi dengan simbol keagamaan tertentu," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam konfrensi pers di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (8/4).
Menurut Hinca, penggunaan tema 'putihkan' ini juga tidak mencerminkan persatuan dari Indonesia yang beragam budaya, agama, dan sukunya. Sehingga, semangat persatuan ini memang harus dikedepankan.
"Jadi pesannya itu semangat menyatukan. Bukan semangat memilah-milah. SBY menganggap (tema putihkan, Red) berpotensi tidak menyatukan," katanya.
Lebih lanjut, Hinca menjelaskan, Partai Demokrat juga tidak setuju apabila kampanye Prabowo-Sandi mengandung unsur-unsur politik identitas. Prinsipnya semua golongan perlu dirangkul dalam kampanye.
"Soal politik identitas kami tidak setuju karena Demokrat nasionalis dan religius," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
