
Wakil Presiden Jusuf Kalla.
JawaPos.Com - Wakil Presiden Jusuf Kalla membandingkan pemerintahan saat ini dengan sebelumnya. Menurut pria yang beken disapa dengan nama JK itu, ada hal yang menguntungkan dan memberatkan dalam pemerintahan saat ini dengan yang sebelumnya.
JK menuturkan, pemerintah saat ini diuntungkan karena memiliki lebih banyak kewenangan. Contohnya, dalam menggelontorkan anggaran ke daerah.
"Anggaran ke daerah lebih besar dari pada ke pusat. Dan tahun ke depan juga akan begitu," ujarnya saat berpidato pada penutupan rapat kerja nasional (rakernas) Partai Nasdem di Jakarta, Selasa (22/9).
Dia melanjutkan, pemerintahan saat ini juga cenderung lebih terbuka ketimbang pemerintahan yang lalu. Bahkan setiap hari pemerintah jadi sasaran kritik di media sosial.
"Media sosial telah meluas dan menjadi peranan penting untuk memberikan kritikan. Itu jadi bagian cara terbaik," ucapnya.
Mantan ketua umum Golkar itu menambahkan, masyarakat kurang mampu tidak perlu lagi memikirkan masalah biaya pendidikan dan kesehatan. Sebab, pemerintah sudah menanggungnya melalui jaminan sosial.
Di sisi lain dia mengungkapkan, kesulitan yang tengah dihadapi saat ini adalah kondisi perekonomian yang tidak sebaik ketika pemerintahan sebelumnya. "Ekonomi memang mengalami goncangan dan perlambatan saat ini," ucapnya.
Menurutnya, pelambatan ekonomi nasional dikarenakan faktor global. "Kalau Tiongkok kena, Indonesia pasti ikut. Begitu pula untuk negara lain," sebutnya.
Menteri koordinator kesejahteraan rakyat era Presiden Megawati Soekarnoputri itu menambahkan, orang yang dapat memimpin dan menjalankan pemerintahan dengan baik adalah orang yang bekerja sebaik-baiknya. Menurutnya, pemimpin berarti siap melaksanakan hal yang tidak populer.
"Sebab, kalau orang yang melakukan hal populer adalah koordinator. Sedangkan, orang yang memimpin adalah orang yang melaksanakan hal yang tidak populer. Pemimpin adalah orang yang memerintah, bukan mengimbau," pungkas JK. (rka/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
