Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2015 | 06.45 WIB

JK: Pemimpin Tugasnya Memerintah, Bukan Mengimbau

Wakil Presiden Jusuf Kalla. - Image

Wakil Presiden Jusuf Kalla.

JawaPos.Com - Wakil Presiden Jusuf Kalla membandingkan pemerintahan saat ini dengan sebelumnya. Menurut pria yang beken disapa dengan nama JK itu, ada hal yang menguntungkan dan memberatkan dalam pemerintahan saat ini dengan yang sebelumnya.





JK menuturkan, pemerintah saat ini diuntungkan karena memiliki lebih banyak kewenangan. Contohnya, dalam menggelontorkan anggaran ke daerah.



"Anggaran ke daerah lebih besar dari pada ke pusat. Dan tahun ke depan juga akan begitu," ujarnya saat berpidato pada penutupan rapat kerja nasional (rakernas) Partai Nasdem di Jakarta, Selasa (22/9).



Dia melanjutkan, pemerintahan saat ini juga cenderung lebih terbuka ketimbang pemerintahan yang lalu. Bahkan setiap hari pemerintah jadi sasaran kritik di media sosial.



"Media sosial telah meluas dan menjadi peranan penting untuk memberikan kritikan. Itu jadi bagian cara terbaik," ucapnya.



Mantan ketua umum Golkar itu menambahkan, masyarakat kurang mampu tidak perlu lagi memikirkan masalah biaya pendidikan dan kesehatan. Sebab, pemerintah sudah menanggungnya melalui jaminan sosial.



Di sisi lain dia mengungkapkan, kesulitan yang tengah dihadapi saat ini adalah kondisi perekonomian yang tidak sebaik ketika pemerintahan sebelumnya. "Ekonomi memang mengalami goncangan dan perlambatan saat ini," ucapnya.



Menurutnya, pelambatan ekonomi nasional dikarenakan faktor global. "Kalau Tiongkok kena, Indonesia pasti ikut. Begitu pula untuk negara lain," sebutnya.



Menteri koordinator kesejahteraan rakyat era Presiden Megawati Soekarnoputri itu menambahkan, orang yang dapat memimpin dan menjalankan pemerintahan dengan baik adalah orang yang bekerja sebaik-baiknya. Menurutnya, pemimpin berarti siap melaksanakan hal yang tidak populer.



"Sebab, kalau orang yang melakukan hal populer adalah koordinator. Sedangkan, orang yang memimpin adalah orang yang melaksanakan hal yang tidak populer. Pemimpin adalah orang yang memerintah, bukan mengimbau," pungkas JK. (rka/JPG)‎



Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore