
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat bersama mencium tangan ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri. Djarot meminta para kader PDIP tak
JawaPos.com - Saat ini banyak serangan hoaks yang di media sosial. Para oknum saling menjatuhkan salah satu pasangan capres-cawapres. Bahkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga kena serangan hoaks.
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat meminta agar kader partainya tidak cengeng ketika menemukan serangan hoaks yang bertubi-tubi. Di masa jelang pemilu serentak 2019, semua kader partai harus siap tempur.
"Jangan cengeng. Ada yang datang dan bilang, 'pak kita diserang hoaks'. Ya lawan. Kita adalah PDIP, pengusung Pancasila, lawan dari kapitalisme," kata Djarot Saiful Hidayat dalam konsolidasi PDIP di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (14/12).
"Ditakut-takutin para genderuwo gitu saja, masa takut?" tambahnya.
Menurut dia, kader PDIP harus semakin aktif melawan hoaks dan ujaran kebencian. Namun bukan dilawan dengan hal serupa.
"Kejar pelakunya, dan berikan pencerahan. Apa yang sebenarnya. Itulah cara kita melawan dengan kasih sayang," ungkapnya.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengingatkan kepada ribuan kader banteng ini jangan melupakan sejarah masa lalu. PDIP pada periode tahun 90-an silam mendapat tekanan berbagai pihak namun tetap bertahan.
Untuk itu kader PDIP jangan menjadi 'cengeng' dan tidak tahan banting terhadap rintangan dan tekanan dalam kondisi apapun.
"Sejatinya kita difitnah, dihujat dengan cara apa pun. Pada tahun 97 kita tidak boleh ikut pemilu. Pada tahun 96 kantor partai diserang, pada tahun 93 kongres di Sukolilo diintervensi luar biasa, kemudian juga ada kongres di Medan," ujar Hasto.
Lebih lanjut Hasto mengatakan PDIP bisa menjadi besar karena dukungan rakyat. Dengan demikan kekuatan gotong royong dan salim membantu adalah simbol kekuatan partai yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri ini.
"Kita ini bukan partai kemarin sore. Kita ini partai yang kenyang dalam penggelembengan sejarah. Dalam ujian sejarah kita bisa survive karena kita percaya pada kekuataan bersama," katanya.(gwn/Gunawan Wibisono)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
