
Ketua Umum PPP, Romahurmuziy
JawaPos.com - Ketua Umum Angkatan Muda Ka'bah, Sudarto membantah tudingan Ketum PPP Versi Muktamar Pondok Gede, Romahurmuziy.
Yakni terkait klaim bahwa konflik yang terjadi di PPP tidak hanya terjadi di tingkat pusat, melainkan menyebar hingga ke tingkat bawah.
Bahkan Romi mengatakan biang keladi dari perpecahan di PPP adalah ulah Djan Faridz dengan memberikan harapan palsu di setiap kader yang ada di daerah.
Menurut Sudarto, Romi salah dalam beranggapan soal konflik partai. "Pernyataan Romi itu seperti maling teriak maling. Biasalah kalau orang sedang dalam kondisi panik ya begitu itu", kata dia, Selasa (2/5).
Menurut dia, Djan Faridz sejak dulu sudah PPP. "Beliau pernah menjadi Majelis Pakar Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan sebelum menjadi Ketua Umum DPP PPP. Beda dengan Romi yang masuk ke PPP melalui SDA (Surya Darma Ali) langsung sebagai Wakil Sekjen DPP PPP, setelah sebelumnya sebagai Pengurus Garda Bangsa PKB Jawa Barat," papar dia.
Djan Faridz juga yang membangun Gedung DPP PPP hingga megah seperti saat ini. Kemudian Djan juga yang memberikan sumbangsih ribuan pesantren, masjid, anak yatim dan ormas-ormas Islam di seluruh pelosok negeri.
"Betapa banyak calon legislatif dari PPP yang jadi karena bantuan beliau. Saya sendiri tidak pernah mendengar Romi menyumbang apa untuk PPP selain memecah belah", tegas Wasekjen DPP PPP Muktamar Jakarta ini.
Bahkan dia mengatakan, publik tidak akan pernah lupa bahwa PPP pecah gara-gara syahwat Politik Romi ingin menjadi Ketua Umum dengan menghalalkan segala cara.
"Mulai mengkudeta SDA dengan menyelenggarakan muktamar Surabaya, melanggar ADART partao dengan menyelenggarakan muktamar sebelum 20 Oktober 2014, melanggar Putusan Mahkamah Partai dan Majelis Syariah DPP PPP dan terakhir malah melawan Putusan MA," sambungnya.
Semua pelanggaran itu kata dia dilakukan Romi demi ambisi sebagai ketua umum yang abal-abal.(elf/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
