
Khofifah Indar Parawansa
JawaPos.com - Kendati Khofifah Indar Parwansa sudah resmi menyatakan maju sebagai calon Gubernur (cagub) Jawa Timur pada Pilkada serentak 2018, namun hingga kini dia belum meletakkan jabatannya sebagai menteri sosial. Kader NU itu dianggap tidak mengindahkan etika.
Wasekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan, saat ini memang dalam aturan yang menyebutkan seorang menteri harus mengundurkan diri, jika ikut maju sebagai calon kepala daerah. Akan tetapi sikap yang masih "main dua kaki" dianggap kurang beretika dan tidak etis. Apalagi jabatannya pembantu presiden.
"Kalau ikut pada etika dan panggilan hati nurani dan ikut pada etika, mestinya segera memisahkan dua pekerjaan itu," ujar Mardani saat dihubungi, Rabu (29/11).
Menurut Wakil Ketua Komisi II DPR ini, apabila tidak mundur diduga akan menjadi beban politik bagi Presiden Jokowi. Sebab sedari awal Jokowi ingin para menterinya fokus pada jabatan yang telah diemban. "Memang tidak ada aturan yang dilanggar, tapi ini akan jadi beban politik Pak Jokowi sendiri," katanya.
Oleh sebab itu, Mardani menyarankan sebaiknya Khofifah segera mengundurkan diri, sehingga dia bisa fokus pada satu tujuan politiknya. "Jadi secara etika mundur saja dulu," pungkasnya.
Merujuk pada pasal 7 ayat (2) UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada, yang mengundurkan diri dari jabatannya ketika ikut pemilu, yakni anggota DPR, DPRD, DPD, TNI, Polri, PNS, Kepala Desa, dan Lurah. Di dalam pasal itu memang tidak ada kata menteri.
Hal itu juga diperkuat dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3/2017 tentang Pilkada yang tidak memuat aturan pengunduran diri bagi menteri jika ikut Pilkada.
Khofifah sendiri maju di Pilgub Jawa Timur dengan menggandeng Bupati Trenggalek Emil Dardak. Saat ini Khofifah juga telah mendapatkan dukungan dari tiga partai politik. Itu adalah Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
