
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat menghadiri acara Partai Hanura beberapa waktu lalu
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki wacana mengemas kembali film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI. Itu dilakukan untuk mengingat kembali sejarah Indonesia.
Wakil Sekretaris Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Tridianto mengatakan, gagasan Presiden Jokowi untuk membuat film sejarah, termasuk G30 S PKI, dengan versi penyajian yang baru sesuai dengan generasi millenial adalah baik.
"Pasti maksudnya bukan untuk mengubah sejarah, tetapi agar nilai-nilai sejarah itu bisa lebih mudah dimengerti oleh generasi baru," ujar Tri dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Senin (25/9).
Tri juga menegaskan, masyarakat harus tetap waspada terhadap ideologi komunisme. Tapi caranya bukan dengan mempolitisasi isu PKI untuk nafsu politik 2019.
"Mari tetap berkompetisi politik yang demokratis dan ksatria, juga berpikir tentang keutuhan bangsa dalam bingkai NKRI dan Pancasila," katanya.
Menurut mantan politikus Partai Demokrat ini, setiap sejarah harus menjadi hikmah dan pelajaran. Sehingga apabila ada luka dalam sejarah, itulah yang hrs diobati dengan cara yang baik dan bijak.
Sehingga jadi versi penyajian baru dari film-film sejarah adalah termasuk cara mengobati luka, dan memperoleh hikmah dari peristiwa masa lalu yang pahit.
"Ini juga agar kita Jasmerah, seperti pesan Bung Karno," katanya.
Oleh sebab itu, apabila ada yang memainkan isu PKI untuk kepentingan politik 2019, itu jelas tidak bijak. Itu bukan mengobati luka. "Itu malah seperti mengoles sambel di atas luka," pungkasnya.
Sebelumnya, menyikapi rencana pemutaran kembali film Penumpasan Pengkhianatan G30S PKI yang diproduksi pada 1984 silam, Presiden Joko Widodo mengusulkan film terkait peristiwa sejarah itu diperbarui agar lebih mudah dipahami generasi saat ini.
Film Penumpasan Pengkhianatan G30 S PKI dirilis pada 1984 silam itu disutradarai Arifin C Noer. Film itu disebut melibatkan lebih dari 10 ribu pemain dan figuran. Saat orde baru berkuasa, setiap malam 30 September, ada pemutaran serentak film G30 S PKI di layar televisi. Pascareformasi 1998 kewajiban pemutaran film itu dihentikan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
