JawaPos Radar

Piala Dunia 2018

Lionel Messi dan Ambisi Pupus Kutukan Final Bersama Timnas Argentina

10/04/2018, 17:18 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Lionel Messi, Timnas Argentina, Piala Dunia 2018, Kutukan Final
Lionel Messi selalu kalah dalam empat laga final bersama timnas senior Argentina. Di Piala Dunia 2018, Messi berharap bisa memupus kutukan tersebut (AFP)
Share this image

JawaPos.com - Bagi Lionel Messi, gelar juara di level klub bersama Barcelona bukan hal yang baru. Tapi, untuk ukuran timnas senior Argentina, trofi juara bagi Messi adalah sesuatu yang langka. Andai ada yang bertanya ambisi terbesar Messi di Piala Dunia 2018, jawabannya pasti membawa Argentina ke final dan memupus kutukan final.

Bukan apa-apa, Messi bersama La Albiceleste - julukan Timnas Argentina, seolah dikutuk saat tampil di partai final kejuaraan bergengsi. Dari 4 kali tampil di final bersama La Albiceleste, semua berakhir dengan kegagalan. Itu termasuk di final Piala Dunia 2014 di Brasil.

Final pertama Messi bersama timnas senior Argentina terjadi di Copa America 2007 yang berlangsung di Venezuela. Di final, Argentina menghadapi Brasil dan Messi tampil sebagai starter dan bermain penuh. Namun, Argentina kalah dengan skor cukup telak 0-3.

Kemudian, Messi merasakan kegetiran yang mendalam. DAlam tiga tahun berturut-turut, Messi sebenarnya mampu membawa La Albiceleste ke final kejuaraan bergengsi yakni di Piala Dunia 2014, Copa America 2015, dan Copa America Centenario 2016. Namun, semuanya berakhir dengan kegagalan.

Di final Piala Dunia 2014, Messi yang juga tampil penuh dan sebagai kapten, gagal memberikan kejayaan bagi Argentina. La Albiceleste kalah 0-1 dari Jerman lewat gol tunggal Mario Goetze di babak perpanjangan waktu.

Lionel Messi, Timnas Argentina, Piala Dunia 2018, Kutukan Final
Messi menjadi pahlawan saat meloloskan Argentina ke Piala Dunia 2018 (AFP)

Messi kembali membawa Tim Tango - julukan Timnas Argentina, melaju ke final Copa America 2015. Kala itu, kejuaraan bergengsi antarnegara Amerika Selatan itu digelar di Cile. Argentina bersua Cile di final. Kutukan final kembali menghantui. Messi gagal membawa Argentina juara setelah kalah dalam drama adu penalti. Messi sendiri sukses dalam adu penalti, namun Gonzalo Higuain dan Ever Banega gagal. Cile menang 4-1 dalam adu penalti tersebut.

Pada 2016, Messi memiliki kans besar mengangkat trofi pertama bersama timnas senior Argentina. Dia kembali membawa Tim Tango ke final Copa America Centenario yang digelar di Amerika Serikat. Ulangan final terjadi yakni Argentina kontra Cile. Dan, ironisnya, ulangan hasil pun kembali terjadi. Argentina kembali kalah dari Cile lewat drama adu penalti. Mirisnya, Messi yang menjadi algojo penalti Argentina pertama, gagal melaksanakan tugasnya. Messi kembali mengalami kutukan final. Empat kali di final, empat kali pula gagal juara.

Praktis, Messi hanya berjaya di level timnas junior. Messi membawa Timnas Junior Argentina juara Piala Dunia U-20 pada 2005 dan kemudian meraih medali emas di Olimpiade 2008.

Usai kembali gagal di final pada 2016, Messi bahkan membuat keputusan mengejutkan. Dia memilih pensiun dari Timnas Argentina. Bak disambar petir di siang bolong, semua pelaku dan pencinta sepak bola dibuat terkejut. Messi yang masih berada dalam usia emas, memilih pensiun dini dari Timnas Argentina.

"Saya pikir saya sudah membuat keputusan. Karir di tim nasional sudah berakhir untuk saya. Ini adalah kekalahan keempat di final, dan ini memang bukan untuk saya," ucap Messi kala itu.

Pelbagai bujukan kemudian datang agar Messi membatalkan niatnya untuk pensiun. Pada akhirnya, pelatih baru Argentina kala itu, Edgardo Bauza, berhasil membujuknya. Messi pun menarik ucapannya dan kembali mengenakan kostum Tim Tango.

Lionel Messi, Timnas Argentina, Piala Dunia 2018, Kutukan Final
Lionel Messi masih menjadi tumpuan Timnas Argentina (AFP)

Bersama Messi, Argentina memang terseok-seok untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2018. Sampai akhirnya terjadi suksesi di kursi pelatih. Jorge Sampaoli datang setelah mundur dari kursi pelatih Sevilla. Argentina yang berada di ujung tanduk memastikan lolos langsung ke Piala Dunia 2018 setelah pada laga terakhir Pra-Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL menang 3-1 di kandang Ekuador. Catat! Messi menjadi bintang dalam laga itu setelah mencetak hat-trick.

Sampaoli menyebut La Albiceleste terbang ke Rusia karena sudah menjadi takdir bahwa sepak bola tak rela tanpa Lionel Messi. Menurutnya, Piala Dunia tanpa kehadiran Messi akan terasa hambar. Sebagai peraih trofi Ballon d'Or lima kali, Messi jelas dibutuhkan untuk menaikkan pamor Piala Dunia 2018.

"Sepak bola berutang pada Messi. Sepak bola tak rela tanpa Messi di Piala Dunia. Saya katakan, Messi tak memiliki utang terhadap Argentina untuk ke Piala Dunia. Tapi, sepak bola yang berutang kepada Messi. Sepak bola butuh Messi," sebut Sampaoli seperti dilansir FIFA.

"Oleh sebab itu, kami harus membantunya untuk bisa berada di Piala Dunia. Kami senang seorang pemain bintang seperti Messi berada di tim Argentina," imbuhnya.

Sudah saatnya Messi menghiasi karirnya dengan gelar juara Piala Dunia. Sebagai bintang yang disebut-sebut sebagai titisan Diego Armando Maradona, seharusnya La Pulga - julukan Messi, mengangkat trofi Piala Dunia. Maradona saja bisa melakukannya, Messi pun harus bisa.

Messi harus bisa mentransformasikan kesuksesan bersama Barcelona ke level Timnas. Perlu diketahui, Messi sudah mengukir banyak rekor bersama Blaugrana - julukan Barcelona. Sejumlah gelar bergengsi pun sudah dia dapat. Messi meraih 8 gelar juara Divisi Primera, 4 Liga Champions, 3 Piala Super Eropa, 3 FIFA Club World Cup, 5 Copa del Rey, dan 6 Piala Super Spanyol.

Layak dinantikan kiprah Messi di Piala Dunia 2018. Sebagai kapten, dia memegang tanggung jawab yang besar. Tak hanya itu, dia memiliki ambisi besar memupus kutukan final yang selama ini menghantuinya bersama La Albiceleste.

Data dan Fakta Lionel Messi
Nama Lengkap: Lionel Andres Messi
Tanggal Lahir: Rosario (Argentina), 24 Juni 1987
Posisi: Striker
Klub: Barcelona
Timnas: Argentina
Caps/Gol: 123 penampilan/61 gol*
*per Maret 2018

(epr/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up