Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 November 2023 | 17.17 WIB

Pelatih Tim Nasional U-17, Bima Sakti Kuatkan Mental Para Pemain Usai Dipastikan Gagal Lolos ke Babak 16 Besar

Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti bersama penjaga gawang Timnas Indonesia Ikram Al Giffari usai laga lawan Timnas Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/11)./ - Image

Pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti bersama penjaga gawang Timnas Indonesia Ikram Al Giffari usai laga lawan Timnas Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/11)./

JawaPos.com – Timnas Indonesia sempat memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar dengan status salah satu penghuni peringkat ketiga terbaik.

Namun, di akhir penentuan, Indonesia harus ikhlas karena tersalip oleh Meksiko yang lolos ke 16 besar dengan status runner up Grup F.

Dengan ini, empat slot tim peringkat ketiga terbaik itu pada akhirnya diisi oleh Iran, Jepang, Uzbekistan, dan Venezuela.

Mendapati hasil tersebut, Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti tengah berusaha menguatkan mental para pemainnya setelah dipastikan tak lolos ke babak 16 besar di Piala Dunia U-17 2023.

Dilansir dari Antara, dalam keterangan yang diterima di Surabaya, pada Minggu (19/11) kemarin, Pelatih yang juga mantan pemain sepak bola Indonesia itu mengungkapkan, jika hasil Piala Dunia U-17 tersebut sudah cukup untuk menambah pengalaman para pemain muda di Indonesia.

“Pesan moralnya adalah dengan Piala Dunia ini semoga sepak bola Indonesia lebih berkembang. Kami berharap mereka tetap semangat karena nanti mereka akan dipersiapkan untuk Timnas Indonesia U-19 atau U-20,” ungkap sang pelatih.

Pelatih berusia 47 tahun itu juga mengingatkan kepada para pemain untuk tetap berjuang dan bekerja keras, apalagi di usia mereka yang masih remaja perjalanan karier di sepak bola yang masih panjang.

“Kemarin banyak pengalaman yang mereka dapat bahwa sepak bola level dunia memang harus kita pelajari dari mereka. Maka dari itu, kita tak boleh berkecil hati atau berputus asa. Kesempatan mereka untuk berkembang dan lebih baik lagi untuk sepak bola Indonesia masih sangat terbuka lebar sekali,” imbuh Bima Sakti.

Pelatih asal Balikpapan tersebut juga memohon maaf kepada masyarakat karena tidak bisa meloloskan Indonesia ke babak 16 besar.

“Saya juga memohon maaf dengan hasil kemarin karena kita tidak bisa lolos ke 16 besar. Sebagai orang tua di tim, saya yang bertanggung jawab dengan hasil ini. Semoga pemain tetap menjaga asa mereka untuk menjadi harapan buat sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Arkhan Kaka sebagai penyerang Timnas Indonesia yang berhasil mencetak dua gol di ajang Piala Dunia ini juga menyatakan, bahwa dirinya mewakili skuad Garuda Muda meminta maaf karena tidak bisa membawa timnya lolos ke babak 16 besar.

"Bermain di Piala Dunia U-17 2023 ini sungguh pengalaman yang luar biasa bagi kami. Kami harus banyak belajar dan terus meningkatkan kemampuan kami agar kedepan menjadi lebih baik lagi. Terima kasih untuk semua dukungan masyarakat Indonesia kepada kami selama turnamen ini berlangsung," ujar pemain asal Blitar tersebut.

Dengan hasil ini, Timnas Indonesia langsung meninggalkan Kota Surabaya dari Bandara Juanda pada pukul 16.30 WIB (19/11) untuk langsung bertolak ke Jakarta dan akan dipulangkan ke klub atau kota masing-masing setelah ada arahan dari jajaran Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI).

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore