Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Juni 2026 | 13.07 WIB

VAR Gagalkan Mimpi Iran, Amir Ghalenoei Akui Kurang Beruntung di Piala Dunia 2026

Pelatih Timnas Iran Amir Ghalenoei akui kurang beruntung di Piala Dunia 2026. (@MirrorFootball/X) - Image

Pelatih Timnas Iran Amir Ghalenoei akui kurang beruntung di Piala Dunia 2026. (@MirrorFootball/X)

JawaPos.com - Timnas Iran harus menelan kekecewaan setelah bermain imbang 1-1 melawan Mesir dalam laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026. Pelatih Iran Amir Ghalenoei mengungkapkan ketidakberuntungan dan situasi sulit yang dihadapi timnya sepanjang turnamen.

Dalam laga yang berlangsung tegang di Seattle pada Sabtu (27/6), Iran sebenarnya nyaris mencetak sejarah. Bek Shoja Khalilzadeh sempat mencetak gol pada menit ke-93 yang dianggap sebagai gol kemenangan. Para pemain Iran pun langsung melakukan selebrasi.

Khalilzadeh bahkan melepas jersey dan merayakan gol bersama rekan-rekannya. Namun, harapan itu pupus setelah wasit menganulir gol lewat tinjauan VAR karena offside yang sangat tipis, hanya selisih beberapa milimeter dari posisi kaki pemain.

Tak hanya itu, Iran juga hampir mencetak gol dramatis lainnya di masa tambahan waktu lewat sundulan Saeid Ezatolahi. Sayangnya, bola hanya membentur mistar gawang.

Hasil itu pun membuat Mesir lolos dari fase grup Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mesir memastikan langkah ke babak 32 besar dan akan menghadapi Australia pada babak berikutnya.

Ghalenoei mengaku menerima keputusan teknologi VAR, tetapi tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Sang pelatih menilai timnya kurang beruntung dalam momen krusial.

“Semua berdasar aturan dan teknologi, saya menerimanya. Namun kami sangat tidak beruntung. Hanya karena milimeter, gol kami dianulir. Itu memang adil, tetapi tetap menyakitkan,” ujar dia dalam konferensi pers dikutip dari ESPN.

Selain faktor di lapangan, pelatih Iran itu juga menyoroti kondisi nonteknis yang dinilai sangat merugikan timnya. Iran harus memindahkan base camp dari Arizona ke Tijuana, Meksiko, menjelang turnamen akibat situasi perang dengan Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah.

“Sebelumnya, saya mengira kami adalah tim yang tertindas, tetapi saya menyadari bahwa kami juga tim yang kurang beruntung,” kata Ghalenoei.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore