
Penjaga gawang timnas Ghana Benjamin Asare. (Istimewa)
JawaPos.com - Benjamin Asare sedang menikmati salah satu momen terbaik dalam perjalanan karir sebagai pesepak bola profesional. Penjaga gawang berusia 33 tahun itu menjadi sorotan setelah tampil solid saat membantu Ghana menahan timnas Inggris tanpa gol dalam laga piala dunia.
Dalam pertandingan lawan timnas Inggris, Benjamin Asare mencatatkan tiga penyelamatan penting dan berhasil menjaga gawang Ghana tetap aman hingga peluit akhir berbunyi. Seusai laga, dia merayakan hasil positif di piala dunia dengan sujud di lapangan, sebuah momen yang kemudian banyak dibagikan penggemar sepak bola di berbagai platform media sosial.
Penampilan impresif Benjamin Asare semakin menarik perhatian karena latar belakang hidupnya yang penuh perjuangan. Sebelum dikenal sebagai kiper tim nasional Ghana, namanya nyaris tidak terdengar di luar kompetisi domestik.
Sebagian besar karirnya dihabiskan di kasta kedua sepak bola Ghana dengan berbagai keterbatasan. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah, Asare bahkan pernah bekerja di perkebunan kakao selama beberapa tahun untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mempertahankan mimpinya sebagai pesepak bola.
Masa-masa tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan panjang yang akhirnya membawanya ke level tertinggi. Kesempatan besar datang pada 2025 ketika dia bergabung dengan klub papan atas Ghana, Hearts of Oak.
Kepindahan itu menjadi titik balik dalam karirnya. Penampilan konsisten bersama klub membuat namanya mulai masuk dalam radar tim nasional Ghana.
Baca Juga:Timnas Inggris Dominan tapi Gagal Menang, Dukun Ghana Mengaku Jadi Penyebab Mandulnya Harry Kane
Tak lama kemudian, Asare mendapatkan panggilan pertamanya untuk memperkuat Ghana pada ajang kualifikasi Piala Dunia. Kepercayaan tersebut berhasil dijawab dengan performa meyakinkan.
Dalam enam pertandingan internasional yang dijalaninya, dia hanya kebobolan satu gol dan menunjukkan ketenangan yang menjadi ciri khasnya di bawah mistar. Performa tersebut berlanjut dalam laga melawan Panama dan Inggris.
Dari dua pertandingan itu, Asare tercatat melakukan enam penyelamatan penting dan berhasil mempertahankan catatan tanpa kebobolan. Pencapaiannya menjadi semakin istimewa karena ia disebut sebagai salah satu pemain Ghana yang mampu menembus panggung internasional besar dengan latar belakang dari kompetisi lokal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
