
Kapten timnas Argentina Lionel Messi. (ig @afaseleccion)
JawaPos.com - Lionel Messi kembali mencatatkan sejarah setelah membawa timnas Argentina menang atas Austria. Messi melampaui rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Namun, gol yang mengantar sang kapten Albiceleste menuju tonggak bersejarah itu justru memunculkan kontroversi. Legenda Manchester United dan timnas Denmark Peter Schmeichel menilai, gol pertama Messi seharusnya tidak disahkan karena adanya pelanggaran yang terjadi beberapa detik sebelumnya.
Messi sempat memiliki kesempatan membuka keunggulan Argentina lewat titik putih setelah Lautaro Martinez dijatuhkan di kotak penalti. Namun, pemain berusia 39 tahun itu gagal memanfaatkan kesempatan tersebut dan tendangannya melenceng dari sasaran.
Kegagalan itu tidak membuatnya kehilangan kepercayaan diri. Pada menit ke-38, Messi akhirnya mencetak gol lewat penyelesaian khas kaki kirinya setelah Argentina membangun serangan cepat dari belakang.
Gol tersebut membuatnya melewati rekor milik Miroslav Klose dan mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 18 gol. Messi kemudian menambah satu gol lagi pada babak kedua untuk memperlebar jarak dari para pesaingnya.
Melansir Give Me Sport, Peter Schmeichel merasa gol pembuka Argentina seharusnya tidak pernah terjadi. Mantan penjaga gawang Manchester United yang bertugas sebagai komentator FOX Sports itu menyoroti duel antara Alexis Mac Allister dan gelandang Austria Xaver Schlager, sebelum tercipta gol.
"Coba pikirkan bagaimana mereka mendapatkan gol; ini adalah tendangan dari belakang melalui Xaver Schlager," kata Schmeichel saat jeda pertandingan.
Menurut pria berusia 62 tahun itu, Mac Allister melakukan pelanggaran yang sangat jelas sehingga seharusnya VAR turun tangan.
"Ini adalah tendangan bebas, Mac Allister telah menendang pemain lawan hingga jatuh. Seharusnya itu tendangan bebas. VAR seharusnya membatalkannya. Itu adalah kesalahan yang jelas dan nyata dari wasit," kata Peter Schmeichel.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
