Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Juni 2026 | 14.20 WIB

Kisah Stale Solbakken Bangkit dari Kematian hingga Bawa Timnas Norwegia Bersinar di Piala Dunia 2026

Pelatih Solbakken merayakan kemenangan timnas Norwegia bersama keluarga. (Istimewa) - Image

Pelatih Solbakken merayakan kemenangan timnas Norwegia bersama keluarga. (Istimewa)

JawaPos.com - Momen emosional terjadi setelah timnas Norwegia meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal di Piala Dunia 2026. Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, pelatih timnas Norwegia, Stale Solbakken, langsung berlari menuju tribun penonton untuk menemui istrinya, Anikken, lalu memberikan sebuah ciuman yang menjadi sorotan banyak penggemar sepak bola.

Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya ekspresi kebahagiaan setelah kemenangan penting timnas Norwegia di piala dunia. Namun di balik momen tersebut tersimpan kisah perjuangan hidup yang luar biasa, perjalanan panjang yang dimulai lebih dari dua dekade lalu ketika Stale Solbakken nyaris kehilangan nyawanya.

Pada Maret 2001, saat masih aktif bermain untuk klub Denmark FC Copenhagen, Stale Solbakken mengalami serangan jantung mendadak ketika menjalani sesi latihan. Penyebabnya adalah kelainan jantung bawaan yang sebelumnya tidak diketahui.

Kondisi tersebut membuatnya kolaps di lapangan. Tim medis segera melakukan tindakan darurat untuk menyelamatkan nyawanya. 

Jantung Solbakken bahkan sempat berhenti berdetak selama beberapa menit. Dalam situasi kritis itu, dia dinyatakan mengalami kematian klinis sebelum akhirnya detak jantungnya berhasil dipulihkan melalui prosedur kejut listrik di ambulans.

Setelah berhasil diselamatkan, Solbakken masih harus menjalani perjuangan berat. Dia sempat berada dalam kondisi koma selama tiga hari. 

Di saat yang sama, sang istri menerima kabar mengejutkan bahwa suaminya berada di ambang kematian. Anikken harus menghadapi masa-masa penuh ketidakpastian sambil merawat dua anak mereka yang masih kecil. 

Tidak hanya menunggu kabar mengenai keselamatan sang suami, dia juga harus menghadapi kemungkinan terburuk jika Solbakken tidak bisa pulih sepenuhnya. Ketika akhirnya sadar dari koma, Solbakken mengaku sempat berbicara kepada istrinya mengenai kemungkinan hidup tanpa dirinya. 

Dia bahkan meminta Anikken untuk melanjutkan hidup dan menikah lagi apabila dirinya tidak dapat bertahan. Namun sang istri menolak memikirkan kemungkinan tersebut dan memilih fokus mendampinginya selama masa pemulihan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore