Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Juni 2026 | 19.26 WIB

Kenapa Thomas Partey Ditolak Masuk Kanada, tetapi Diizinkan Masuk Amerika Serikat?

Gelandang Ghana, Thomas Partey, tidak dapat memasuki Kanada jelang laga Piala Dunia 2026 melawan Panama setelah permohonan visanya ditolak pemerintah Kanada. (Instagram/@thomaspartey5)

JawaPos.com - Kasus yang menimpa Thomas Partey menjelang Piala Dunia 2026 memunculkan pertanyaan besar: mengapa gelandang Ghana itu bisa masuk ke Amerika Serikat, tetapi justru ditolak oleh Kanada?

Jawabannya terletak pada perbedaan aturan imigrasi kedua negara.

Amerika Serikat Mengutamakan Status Hukum Saat Ini

Melansir The Graphic, menurut pernyataan resmi Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (CBP), Thomas Partey diizinkan memasuki AS karena ia memiliki visa yang sah dan belum dinyatakan bersalah di pengadilan.

Pihak AS mengakui bahwa mereka mengetahui proses hukum yang sedang dihadapi pemain Villarreal tersebut. Namun, karena Partey masih berstatus terdakwa dan belum mendapatkan vonis, ia tetap dianggap memenuhi syarat untuk memasuki negara itu.

CBP menjelaskan bahwa setiap keputusan dilakukan berdasarkan penilaian kasus per kasus dengan mempertimbangkan informasi hukum, keamanan nasional, dan imigrasi yang tersedia pada saat pemeriksaan.

Dengan kata lain, dalam sistem Amerika Serikat, status "belum terbukti bersalah" menjadi faktor penting.

Kanada Memiliki Aturan yang Lebih Ketat

Situasinya berbeda di Kanada. Berdasarkan Undang-Undang Imigrasi dan Perlindungan Pengungsi Kanada, seseorang tidak harus menunggu hingga divonis bersalah untuk bisa dinyatakan tidak memenuhi syarat masuk ke negara tersebut.

Petugas imigrasi Kanada dapat menolak permohonan visa seseorang apabila mereka menghadapi dakwaan atas pelanggaran yang dianggap serius menurut hukum Kanada.

Artinya, keberadaan dakwaan saja sudah dapat menjadi dasar penolakan. Pemerintah Kanada memiliki kewenangan untuk menilai apakah seseorang berpotensi menimbulkan risiko, bahkan sebelum proses persidangan selesai.

Dakwaan yang Dihadapi Thomas Partey

Partey, yang meninggalkan Arsenal dan bergabung dengan Villarreal pada Juni 2025, menghadapi sejumlah tuduhan serius di Inggris.

Pada Juli 2025, ia didakwa atas:

  • Lima tuduhan pemerkosaan.
  • Satu tuduhan kekerasan seksual.

Kemudian pada Februari 2026, dua dakwaan tambahan terkait pemerkosaan yang diduga terjadi pada Desember 2020 juga ditambahkan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore