
Dalam acara Munas PERDISKI 2026, guru agama Kristen menagih kuota PPG hingga Tunjangan Sertifikasi ke pemerintah, Kamis (1/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Guru agama Kristen di berbagai daerah masih menghadapi sejumlah persoalan, mulai dari minimnya tenaga pengajar, kuota PPG yang terbatas, hingga pembayaran tunjangan sertifikasi yang belum tuntas.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI), Yusak, dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) II Perdiksi di Gereja Mawar Sharon, Kota Surabaya pada Kamis (2/7).
"Di Munas PERDISKI 2026 ini, ada beberapa hal yang perlu kita tegaskan kepada pemerintah untuk memberikan ruang bagi kami (para guru agama Kristen), supaya diberikan fasilitas layak," tutur Yusak kepada JawaPos.com.
Menurutnya, salah satu persoalan yang paling mendesak adalah kekurangan guru agama Kristen, yang hampir terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah.
"Bahkan dari penuturan rekan sejawat, hampir setiap kota/ kabupaten di Indonesia menyebut kurang guru agama Kristen. Kami mendorong pemerintah untuk peduli dengan nasib kami, guru agama Kristen," sambungnya.
PERDISKI juga meminta pemerintah untuk menambah kuota Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Menurutnya, masih banyak guru berstatus ASN maupun PPPK yang hingga kini belum memperoleh kesempatan mengikuti PPG.
"Yang ketiga, kami menyoroti pembayaran tunjangan sertifikasi guru yang belum dibayarkan. Dara internal mengatakan sekitar 300 - 400 guru agama Kristen di Indonesia belum menerima haknya," ucap Yusak.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengapresiasi penyelenggaraan Munas II PERDISKI di Kota Surabaya sebagai forum nasional bagi guru agama Kristen.
"Ibu gubernur (Khofifah Indar Parawansa) menyampaikan bagaimana Munas PERDISKI ini menjadi wadah untuk memperkuat peran guru agama Kristen yang ada di seluruh sekolah Indonesia," ujar Aries.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
