
Ilustrasi fotografi. (Pixabay)
JawaPos.com – Fotografi tak hanya berfungsi mengabadikan momen, tetapi juga menjadi medium untuk merekam realitas sosial dan menyampaikan pesan kemanusiaan. Pendekatan inilah yang diangkat dalam pameran fotografi bertajuk Lens of Humanity: Human Interest yang digelar Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) Kampus Tanjung Duren.
Pameran tersebut menampilkan 56 karya fotografi hasil 54 mahasiswa dari Mata Kuliah Fotografi Visual dan Konten. Seluruh karya mengangkat tema human interest, mulai dari potret perjuangan, harapan, hingga dinamika kehidupan masyarakat yang dekat dengan keseharian.
Selain menjadi ruang apresiasi karya, pameran ini juga menjadi bagian dari pembelajaran berbasis proyek. Mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya fotografi, tetapi juga terlibat dalam penyelenggaraan acara melalui kolaborasi lintas mata kuliah.
Mahasiswa Mata Kuliah Fotografi Visual dan Konten bertugas memproduksi karya dan menggelar pameran, sementara mahasiswa Media Relation menangani konferensi pers dan hubungan dengan media. Adapun mahasiswa Keproduseran dan Program mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan dalam bentuk produksi audio visual.
Ketua Pelaksana Pameran sekaligus Koordinator Mata Kuliah Fotografi Visual dan Konten, Suswinda Ningsih mengatakan kolaborasi tersebut dirancang agar mahasiswa merasakan pengalaman bekerja layaknya di industri kreatif.
"Pameran ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya fotografi mahasiswa, tetapi juga menjadi laboratorium praktik yang mempertemukan berbagai kompetensi komunikasi. Melalui kolaborasi lintas mata kuliah, mahasiswa belajar bekerja secara profesional, mulai dari produksi karya, pengelolaan media relations, hingga produksi program audio visual," ujarnya.
Sementara itu, dosen Mata Kuliah Fotografi Visual dan Konten, Joni Arman Hamid, menilai tema human interest mendorong mahasiswa mengembangkan kepekaan sosial, bukan sekadar kemampuan teknis memotret.
"Fotografi bukan hanya tentang menghasilkan gambar yang indah, tetapi juga tentang kemampuan melihat realitas, memahami manusia, dan menyampaikan pesan yang bermakna kepada publik. Tema Human Interest menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan sensitivitas tersebut," katanya.
Ketua panitia penyelenggara pameran, Ahmad Fachruddin, menyebut proses penyelenggaraan pameran memberikan pengalaman di luar ruang kelas, mulai dari manajemen acara hingga kerja tim.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
