
Proses revitalisasi SD Negeri Leuwibatu 02 dan 03, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Siswa dan Guru antusias menyambut programini karena mereka bisa belajar dan mengajar lebih nyaman. (BKHM Kemendikdasmen)
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal PAUD Dikdas dan Pendidikan Nonformal (PNFI) terus memperkuat komitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik di seluruh Indonesia.
Program revitalisasi sekolah menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan satuan pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang yang sehat dan mendukung perkembangan anak.
Direktur Jenderal PAUD Dikdas PNFI, Gogot Suharwoto, menegaskan program revitalisasi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional, khususnya dari sisi sarana dan prasarana sekolah.
Baca Juga:Update Klasemen Grup E dan F Piala Dunia 2026: Jerman dan Swedia Pesta Gol, Belanda Tertekan!
"Tahun 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah merencanakan sebanyak 11.744 satuan pendidikan penerima revitalisasi. Prioritas revitalisasi adalah satuan pendidikan terdampak bencana, satuan pendidikan wilayah 3T, serta satuan pendidikan yang rusak berat di seluruh Indonesia," kata Gogot dalam keterangan tertulis, Senin (15/6).
Ia menjelaskan, pelaksanaan program hingga kini terus menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah disebut terus mempercepat penyaluran bantuan agar pembangunan dan perbaikan fasilitas pendidikan dapat segera dirasakan masyarakat.
"Progres penyaluran bantuan terus berjalan, sampai saat ini sudah terealisasi sebanyak 8.503 satuan pendidikan atau 72 persen dari target 11.744 satuan pendidikan dengan nilai bantuan Rp 3,69 triliun. Khusus wilayah bencana, sedang dibangun sebanyak 3.101 satuan pendidikan dengan nilai bantuan Rp 2,97 triliun," ujarnya.
Menurut Gogot, realisasi penyerapan anggaran sejauh ini berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah. Penyaluran bantuan teknis di berbagai daerah juga disebut terus dilakukan guna mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan yang membutuhkan perbaikan.
Pemerintah pun menilai peningkatan kualitas sarana pendidikan, terutama di daerah tertinggal dan terdampak bencana, menjadi kebutuhan mendesak. Karena itu, cakupan program revitalisasi akan diperluas secara signifikan pada tahun mendatang.
Langkah perluasan program tersebut dilakukan untuk mempercepat pemerataan akses terhadap fasilitas pendidikan yang layak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur pendidikan.
"Sesuai arahan Bapak Presiden, tambahan sasaran program revitalisasi tahun 2026 ditargetkan menjadi 11.744 satuan pendidikan," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022