
Pemerintah resmi menghadirkan 166 Sekolah Rakyat di berbagai penjuru Indonesia. (Dok. Komdigi)
JawaPos.com - Kementerian Sosial (Kemensos) membawa kabar gembira bagi para pencari kerja dan guru pendidikan di tanah air. Tahun ini, Kemensos resmi mengumumkan rencana rekrutmen besar-besaran yang mencakup lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan untuk menyokong ekosistem Sekolah Rakyat yang kini tengah bertransisi menjadi permanen.
Langkah ini sejalan dengan percepatan pembangunan infrastruktur fisik dan digital di puluhan titik sekolah di berbagai daerah. Dengan target menjaring lebih dari 32.000 siswa baru, rekrutmen ini diharapkan mampu memutus rantai ketimpangan kualitas pendidikan di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
Suasana ruang rapat di kantor Kemensos, Jakarta, pada Selasa (26/5) tampak berbeda dari biasanya. Rapat koordinasi ini mempertemukan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. Peta sebaran wilayah dan cetak biru bangunan digital terpampang di layar utama, menandai babak baru Sekolah Rakyat.
Gus Ipul yang didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) untuk mengisi gedung-gedung sekolah baru yang sedang dikebut pembangunannya.
"Tahun ini kita insya Allah akan merekrut lebih dari 3.000 guru dan 5.000 tenaga kependidikan. Sementara siswanya kita akan merekrut lebih dari 32.000 untuk tahun ini," jelas Gus Ipul, Selasa (26/5).
Langkah rekrutmen ini berjalan beriringan dengan target penyelesaian pembangunan 93 titik gedung Sekolah Rakyat permanen Tahap II. Pemerintah menargetkan seluruh bangunan fisik ini rampung pada Juni mendatang agar bisa langsung digunakan pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2026.
"Target penyelesaian pembangunan pada 93 titik pembangunan gedung Sekolah Rakyat, nanti akan disampaikan langsung, yang semuanya telah diusahakan, didukung, di-support oleh Pak Menteri PU untuk dilakukan percepatan, agar bulan Juli bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran tahun 2026/2027," tambah Gus Ipul.
Selain mengejar target fisik, Sekolah Rakyat masa depan ini dipastikan tidak akan gagap teknologi. Kemensos telah menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk langsung memasang jaringan internet cepat dan menyiapkan infrastruktur pembelajaran digital sejak hari pertama sekolah dibuka.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
