Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Oktober 2025, 02.40 WIB

Gandeng Universitas di Jepang, Kementerian Transmigrasi Siapkan Beasiswa S2 Lewat Program Transmigrasi Patriot

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam pertemuan dengan pihak Ehime University di Paviliun Indonesia, Osaka, Jepang pada Senin (29/9). (Kementerian Transmigrasi) - Image

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam pertemuan dengan pihak Ehime University di Paviliun Indonesia, Osaka, Jepang pada Senin (29/9). (Kementerian Transmigrasi)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Transmigrasi merancang kerja sama dengan universitas di Jepang untuk menyiapkan program beasiswa S2. Rencana kerja sama itu melibatkan IPB University dan Ehime University.  Kedua pihak sepakat mengembangkan program magister untuk mahasiswa yang akan tinggal dan belajar langsung di kawasan transmigrasi. 

Menurut Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, rencana tersebut menjadi bagian dari inisiatif Kementerian Transmigrasi dalam program Transmigrasi Patriot. Tujuannya untuk mencetak sumber daya manusia unggul berbasis pendidikan internasional. Menteri Iftitah menilai  rencana kerja sama tersebut sangat strategis, apalagi bila mengingat Indonesia mendapat bonus demografi. 

”Sementara Jepang menghadapi tantangan penuaan penduduk namun memiliki kapital dan teknologi. Jika dikolaborasikan, hasilnya akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara,” ungkap Iftitah dalam keterangan resmi pada Rabu (1/10). 

Iftitah menyatakan bahwa Ehime University sudah menyampaikan ketertarikan untuk menerjunkan personelnya belajar langsung di kawasan transmigrasi. Di Jepang, Ehime University dikenal unggul pada bidang sains, pertanian, dan teknik. 

Karena itu, dalam kerja sama tersebut turut masuk program double degree dan S2. Lewat program tersebut, mahasiswa Indonesia dan Jepang akan terjun langsung ke lapangan untuk menghadirkan solusi dan inovasi pembangunan transmigrasi, termasuk riset bersama.

”Bahkan dari Ehime University sendiri tadi kami tawarkan apakah ada kemungkinan satu student-nya dari Jepang yang nanti akan ikut mendapatkan beasiswa dan tinggal di kawasan transmigrasi. Disampaikan, jangankan student-nya bahkan dosennya pun Insya Allah akan ada yang dilibatkan di dalam program ini (Transmigrasi Patriot),” bebernya.

Selain beasiswa, rencana kerja sama itu juga mencakup pelatihan transmigran di sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan dengan standar industri di Jepang. Dia menyatakan bahwa skema yang dibahas mencakup pelatihan dasar di Indonesia, pemagangan di Jepang, dan penempatan kembali ke kawasan transmigrasi dengan dukungan investasi dari Jepang.

Kementerian Transmigrasi berharap kolaborasi Indonesia dengan Jepang tersebut menjadi model baru dalam pengembangan transmigrasi berbasis pendidikan. Selain itu, kerja sama tersebut juga diharapkan bisa memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dengan Jepang.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore