
Mendikdasmen Abdul Mu
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) gerak cepat menangani musibah ambruknya atap bangunan SMKN 1 Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk mengantisipasi kondisi serupa terulang, Kemendikdasmen telah mendirikan tiga tenda darurat di halaman sekolah.
Tiga tenda darurat tersebut diharapkan dapat sementara memfasilitasi para murid untuk belajar, di samping proses perbaikan gedung sekolah dilakukan. Kementerian yang dipimpin oleh Abdul Mu’ti itu pun telah menganggarkan dana sekitar Rp 2 Miliar untuk proses perbaikan.
"Nanti kita akan perbaiki. Sudah ada alokasi anggarannya untuk tahun 2025, sehingga setelah ini nanti akan ada follow up dari Pak Direktur SMK untuk langsung nanti berkoordinasi dengan Ibu Kepala Sekolah," tutur Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Kamis (11/9).
Mendikdasmen Mu'ti pun telah mengunjungi lokasi SMKN 1 Cileungsi. Namun menurutnya, peninjauan tidak bisa dilakukan sampai dalam karena memang ada garis polisi. "Informasi dari kepala sekolah memang bangunan ini termasuk bangunan yang lama karena sudah dibangun dari 2015," ujarnya.
Selain itu, Mu'ti juga menyempatkan diri untuk menjenguk murid dan guru yang menjadi korban dalam musibah pada Rabu (10/9). Setidaknya, ada sekitar 31 murid dan 2 guru yang mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut, dimana diantaranya terpaksa dirawat di rumah sakit.
Saat kejadian tersebut, kegiatan belajar dan mengajar berlangsung. Ada 136 siswa kelas 10 dan 11 di tiga ruangan kelas yang sedang belajar. Kemudian, terdapat 102 siswa yang sedang belajar tes kemampuan akademik (TKA) di ruang aula kelas 12.
Lalu tiba-tiba, sekitar pukul 09.10 WIB, atap di salah satu gedung ambruk. Para pelajar dan guru di empat ruangan yang ada di lantai dua terdampak. Mereka tertimpa runtuhan atap dan dinding. Sehingga, banyak murid yang akhirnya mengalami luka-luka.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
