Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Agustus 2025 | 23.40 WIB

Mau Kuliah ke Luar Negeri? Riset Jurusan Dulu, Baru Pilih Negara Tujuan

ILUSTRASI. Ruang perkuliahan. - Image

ILUSTRASI. Ruang perkuliahan.

JawaPos.com – Banyak siswa Indonesia yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Namun, menurut konsultan pendidikan luar negeri Clarissa Jocelyn, masih banyak calon mahasiswa yang keliru menentukan prioritas.

"Banyak yang ingin kuliah di negara tertentu tapi belum yakin dengan jurusan yang dipilih. Padahal yang lebih penting tahu dulu jurusannya apa, baru tentukan negaranya," ungkap Clarissa, Rabu (18/3).

Clarissa menekankan, pemilihan jurusan yang sesuai minat dan bakat sangat penting agar kuliah tidak berhenti di tengah jalan. Misalnya, jika seorang siswa ingin mengambil desain komunikasi visual (DKV), maka pilihan negara yang tepat adalah Malaysia, Singapura, atau Jepang, bukan Tiongkok.

"Kalau salah pilih, nanti kuliahnya jadi susah dijalani. Jadi, harus tahu dulu minatnya di mana. Suka IPA, IPA-nya yang mana? Kalau tidak suka fisika jangan ambil engineering," jelasnya. 

Ia juga memberi contoh dalam jurusan bisnis. "Kalau suka marketing misalnya, perlu dilihat lagi marketing yang konvensional atau digital? Kalau suka sosial media, mungkin cocok di jurusan digital marketing. Jadi, harus diruncingkan sehingga lebih spesifik," katanya.

Dengan begitu, lebih mudah juga bagi calon mahasiswa untuk menentukan career path. Clarissa menambahkan, riset mendalam juga diperlukan terkait persyaratan kampus.

Meski sebagian besar universitas luar negeri hanya meminta rapor kelas 10 hingga yang terbaru dan nilai IELTS, ada juga yang mewajibkan tes tambahan seperti SAT (Scholastic Assessment Test). "Setiap universitas punya requirement berbeda," ujarnya.

Terkait bahasa, ia menegaskan bahwa hambatan sudah semakin kecil. Banyak universitas di luar negeri seperti Tiongkok kini membuka program berbahasa Inggris, sehingga mahasiswa Indonesia tidak harus menguasai bahasa Mandarin untuk bisa kuliah di sana.

"Intinya, sebelum memilih negara tujuan, yang utama adalah tahu jurusannya dulu. Dari situ baru disesuaikan dengan negara dan budget," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore