
Jazilul Fawaid bersama Wakil Ketua MPR Rusdi Kirana saat peresmian pendirian Universitas Sunan Gresik (USG) pada Selasa (20/5/2025). (Dok Universitas Sunan Gresik)
JawaPos.com - Jumlah anak Indonesia yang melanjutkan sekolah ke tingkat pendidikan tinggi belum mencapai 50 persen dari populasi penduduk usia sekolah. Salah satu pemicunya tinggi biaya untuk tingkat perguruan tinggi. Baik untuk perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).
Padahal Pemerintah membuat beragam stimulasi agar anak-anak bangsa bisa bersekolah lebih tinggi. Mulai dari KJP Kuliah, bidikmisi, dan lain sebagainya. Di kalangan swasta pun menyediakan banyak beasiswa agar bisa menampung masyarakat tidak mampu dapat melanjutkan studi anak mereka.
Langkah serupa dilakukan oleh Universitas Sunan Gresik (USG) yang menyediakan beasiswa penuh sampai lulus (full schoolarship). Founder USG Jazilul Fawaid mengatakan, pihaknya berupaya memudahkan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Apalagi berdasar data Kementerian Pendidikan Tinggi Sain dan Teknologi (Kemendikti-Saintek), angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Indonesia saat ini baru sekitar 31,45 persen dari populasi usia 19-23 tahun di Indonesia. Pemerintah terus berupaya meningkatkan APK perguruan tinggi untuk mencapai target 38,04 persen pada 2029.
“Kami mengajak semua lulusan SMA dan sederat untuk kuliah di USG. Kami siapkan beasiswa penuh, mulai dari beasiswa kemitraan termasuk biasiswa program Kartu Indonesia Pintar,” kata Jazilul Fawaid dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Minggu (25/5).
Untuk menampung banyak calon mahasiswa baru, USG resmi didirikan pada 20 Mei 2025 langsung melakukan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Untuk tahap awal disiapkan kuota 3.000 mahasiswa.
Menurut Jazilul Fawaid, angka itu bisa bisa tercapai. Alasannya, sejak dilakukan soft launching pada pertengahan Ramadhan lalu, bertepatan dengan malam Nuzulul Quran, animo masyarakat untuk berkuliah di USG sangat besar.
Indikator lainnya ketika dilakukan penerimaan calon dosen dan tenaga kependidikan, ribuan orang mendaftar. “Kami kaget ternyata sepuluh hari pendaftaran dosen dan tenaga kependidikan, ada 2.600 yang mendaftar. Ini artinya sinyal positif bahwa animo masyarakat terhadap USG memang luar biasa,” imbuh Gus Jazil- sapaan akrab Jazilul Fawaid.
Selain itu, USG menyedikan 23 program studi (prodi). Semua itu terhimpun dalam lima fakultas. Mulai Fakultas Bisnis, Humaniora, dan Psikologi untuk jenjang strata 1 (S-1). Fakultas itu menyediakan empat prodi, yakni Akuntansi, Hukum, Manajemen, dan Psikologi.
Lalu, Fakultas Kesehatan dan Ilmu Alam yang di dalamnya terdapat prodi S-1 Administrasi Rumah Sakit, S-1 Biologi Terapan, S-1 Informatika Kesehatan, dan D-3 Kebidanan. Fakultas Teknik dan Kerekayasaan dengan empat prodi yakni S-1 Sistem Informasi, Teknologi Hasil Perikanan, Robotika dan Kecerdasan Buatan (AI), S-1 Rekayasa Industri dan S-1 Agro Teknologi.
Berikutnya, Fakultas Vokasi dengan tiga jurusan yakni D-4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, D-4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, serta D-4 Teknologi Rekayasa Pemeliharaaan Pesawat Udara.
Kelima, Fakultas Keguruan dan Ilmu Keagamaan Islam yang memiliki tujuh prodi, yakni S-1 Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Arab, Perbankan Syariah, Pendidikan Guru MI, Ekonomi Islam, Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
“Kami sengaja membuka banyak prodi sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kebutuhan dunia industri karena di Gresik ini adalah kota industri, kami ingin prodi yang kami buka bisa link and match dengan dunia kerja,” tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
