
Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufik menyebut, pelatihan dan pendidikan bagi para ASN menjadi tantangan tersendiri. (Humas Kemenag)
JawaPos.com - Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Muhammad Taufik menyebut, pelatihan dan pendidikan bagi para ASN menjadi tantangan tersendiri. Di satu sisi kegiatan pelatihan dan pendidikan itu penting untuk mencetak ASN berkualitas. Di sisi lain, kegiatan itu membutuhkan anggaran besar karena jumlah ASN di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai 4,3 juta orang lebih.
Tantangan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan untuk ASN itu, disampaikan Taufik dalam gelaran Konference and Expose On Training Balitbang Diklat Kemenag. Menurutnya kegiatan pendidikan dan pelatihan itu merupakan bagian dari pengembangan talenta.
"Pengembangan talenta menjadi kunci membangun daya saing," kata Taufik dalam keterangannya Rabu (14/8).
Taufik menyambut baik upaya transformasi digital yang selama ini dilakukan Kementerian Agama. Sehingga bisa menjadi panduan bagi instansi atau lembaga lainnya. Taufik mengatakan bahwa mengelola umat yang beragam dengan satuan kerja dengan jumlah banyak menjadi tantangan besar bagi Kemenag.
Namun, kata dia, dengan keseriusan serta dijadikan program prioritas, transformasi digital pendidikan dan pelatihan ASN berhasil dikembangkan dalam setiap layanan di Kemenag.
"MOOC Pintar yang dikembangkan Balitbang Diklat Kemenag mampu menjangkau pelatihan hingga jutaan orang. Sementara (kementerian) yang lain susah. Selain itu bisa menghemat hingga triliunan Rupiah," kata Taufik.
Taufik mengatakan harus dibangun sebuah kesadaran akan pentingnya pelatihan yang berdampak nyata dalam setiap kinerja ASN. Pelatihan yang dibuat tidak boleh lagi berorientasi sekedar pemenuhan tuntutan maupun mengejar sertifikat semata.
Ia mengapresiasi langkah Balitbang Diklat Kemenag yang tak hanya mentransformasi kompetensi ASN. Tetapi sekaligus menciptakan ekosistem. "Para pejuang inovasi dari badan lembaga litbang, terobosan dan pemikiran dari Badan Litbang, film musik, naskah-naskah yang didigitalisasikan. Ini rangkaian yang sangat penting," pungkas Taufik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
