
Rektor UPJ Yudi Samyudia, Ph.D. saat berbicara dalam konferensi akademik internasional kolaborasi Asian Society for Research in Engineering Sciences (ASRES) dan Universitas Matana, Tangerang.
JawaPos.com - Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) kembali mengukir keberhasilan sebagai co-host serangkaian konferensi akademik internasional yang digelar 15-17 Desember 2023. Dalam acara ini, UPJ berhasil menyatukan para akademisi serta praktisi industri dari seluruh penjuru dunia dengan melibatkan Asian Society for Research in Engineering Sciences (ASRES) dan Universitas Matana, Tangerang.
Acara digelar secara pararel dalam dua konferensi, yakni 8th International Conference on New Paradigms in Social Sciences, Humanities and Culture (NPSHC) dan 8th International Conference on Intelligent Technologies (ICIT), yang diselenggarakan secara hybrid.
Dekan Fakultas Humaniora dan Bisnis UPJ, Clara Evi Citraningtyas, M.A., Ph.D., yang turut andil sebagai inisiator dan ketua Konferensi NPSHC-2023, mengungkapkan bahwa 60 makalah terpilih dari berbagai negara berhasil melewati seleksi ketat untuk dipresentasikan dalam konferensi tersebut.
Ia menegaskan bahwa makalah-makalah terpilih ini nantinya akan dipublikasikan sebagai bab buku oleh Springer Publication yang terindeks dalam Scopus, melanjutkan kesuksesan serupa dari konferensi ASRES tahun lalu di UPJ.
"Konferensi kolaborasi UPJ, ASRES, dan Universitas Matana menjadi moment penting dalam menyebarkan gagasan ke dunia internasional, memfasilitasi diskusi, dan kolaborasi yang luas. Saya mengundang semua pihak terkait, dari akademisi hingga mahasiswa, untuk berpartisipasi aktif," ungkapnya dengan antusias.
Peserta konferensi akademik internasional berfoto bersama Rektor UPJ Yudi Samyudia, Ph.D.
Pada sesi pembukaan, Rektor UPJ Yudi Samyudia, Ph.D., dan Clara Evi Citraningtyas, M.A., Ph.D., menyampaikan pidato pembukaan bersama tokoh kunci dari ASRES dan Universitas Matana. Pada kesempatan tersebut, Rektor UPJ mendorong kontinuitas kolaborasi riset internasional, sementara Clara Citraningtyas menekankan pentingnya platform konferensi sebagai sarana yang sangat bermanfaat bagi para peneliti multidisipliner.
Civitas akademika UPJ dalam hal ini berperan aktif untuk memberikan kontribusi pemikiran mereka. Dr. Nur Uddin dan Dr. Clara Moningka, akademisi dari UPJ, menjadi pembicara kunci, bersanding dengan para pembicara kunci dari Amerika Serikat, India, Inggris, dan Malaysia.
Para dosen UPJ lainnya juga turut ambil bagian sebagai pembicara, menyajikan perspektif beragam dan mendalam terhadap tema-tema yang dibahas. Namun, tak hanya dosen, mahasiswa UPJ juga aktif berpartisipasi sebagai pemakalah, mendapatkan pengalaman berharga dalam panggung internasional.
Melalui sinergi UPJ, ASRES, dan Universitas Matana, konferensi internasional tersebut bukan hanya menjadi ajang diskusi ilmiah, tetapi juga momentum kolaborasi lintas batas yang merangsang terciptanya inovasi berkelanjutan untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan kesejahteraan global. UPJ telah berhasil membangun jejak global yang kokoh, membuktikan komitmennya sebagai kampus yang terus bergerak menuju dimensi internasional.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
