Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 20.52 WIB

ITB Klaim Baru 10 Mahasiswa Manfaatkan Pinjol Danacita

Ilustrasi pinjaman online. - Image

Ilustrasi pinjaman online.

JawaPos.com – Institut Teknologi Bandung (ITB) membantah mengarahkan mahasiswanya untuk memanfaatkan pinjaman online (pinjol) Danacita guna mencicil biaya uang kuliah tunggal (UKT). Meski begitu, kerja sama dengan Danacita akan tetap dilanjutkan.

Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Muhamad Abduh mengatakan, tidak ada yang salah dalam kerja sama antara ITB dan Danacita.

Selain itu, opsi peminjaman untuk mencicil UKT melalui pinjol tersebut tidak diwajibkan kepada mahasiswa. ”Ya, kita akan tetap bekerja sama dengan Danacita karena memang tidak ada masalah. Pasarnya pun bukan untuk semua dan ini bukan kewajiban,” ujarnya dalam konferensi pers secara daring kemarin (31/1).

ITB bahkan disebutnya membuka peluang kerja sama dengan fintech lainnya karena termasuk salah satu bentuk inovasi. Dengan catatan, harus memenuhi syarat. Di antaranya, terdaftar di OJK dan sesuai regulasi ITB.

Abduh kembali menegaskan bahwa dalam kerja sama dengan perusahaan fintech, pihak kampus tidak menerima uang sepeser pun atau mengambil keuntungan sama sekali. ITB juga tidak terlibat dalam proses perjanjian antara Danacita dengan mahasiswa dan orang tua. ITB hanya menerima transfer dari Danacita sebagai pembayaran biaya perkuliahan.

Selain itu, tidak semua mahasiswa yang mengajukan pinjaman disetujui oleh pihak Danacita. Sebagai lembaga keuangan bukan bank, Danacita juga mempertimbangkan kemampuan mahasiswa untuk membayar cicilan. Sejauh ini, baru 10 mahasiswa yang telah bekerja sama dengan Danacita untuk pembayaran UKT-nya. Itu pun banyak mahasiswa pascasarjana.

Dia menegaskan, sejak awal, pasar Danacita itu bukan untuk mahasiswa atau orang tua yang memiliki masalah ekonomi. Melainkan untuk mahasiswa S-2 yang membutuhkan pendanaan untuk pembayaran UKT. ”Pembiayaan kuliah lewat Danacita ini pun bukan merupakan pilihan utama, melainkan hanya pilihan saja. Daripada mereka meminjam pinjaman online yang ilegal,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Plh Sekretaris Institut ITB Taufiq Hidayat menyampaikan pesan dari Rektor ITB Reini Wirahadikusumah yang mengaku terkejut atas viralnya isu pinjol dalam pembayaran UKT. Padahal, menurut Reini, Danacita adalah salah satu cara ITB untuk mempermudah pendanaan kuliah.

Reini, kata Taufiq, menyampaikan permohonan maaf lantaran kurang sensitif dengan isu pinjol itu.

Di sisi lain, problem pembiayaan kuliah yang dihadapi sejumlah mahasiswa mendorong pihak kampus menyiapkan solusi. Universitas Airlangga, misalnya, melalui Pusat Pengelolaan Dana Sosial (Puspas) telah menyiapkan sembilan skema bantuan pendidikan yang bisa diakses mahasiswa.

Sembilan skema bantuan tersebut meliputi beasiswa pendidikan, dana talangan pendidikan, bantuan peningkatan prestasi akademik, bantuan riset penelitian, dan beasiswa pengembangan karakter. Kemudian, pembinaan sahabat Puspas, kegiatan pemberdayaan masyarakat, bantuan sarana dan prasarana, serta sambung rasa.

Koordinator Humas Puspas Unair Nikmatul menerangkan, di antara sembilan skema tersebut, terdapat dua skema bantuan yang paling banyak dibutuhkan mahasiswa. ”Yaitu, beasiswa pendidikan dan bantuan peningkatan prestasi akademik,” katanya kemarin.

Besaran nominal bantuan pendidikan yang diberikan Puspas Unair menyesuaikan dengan pengajuan dari mahasiswa. ”Jadi, tergantung kebutuhan mereka. Nanti kami review dulu, terus baru disetujui berapa nominalnya,” jelasnya.

Skema bantuan pendidikan Puspas tidak hanya berupa bantuan UKT. Lebih lanjut Nikmatul menjelaskan, program tersebut bisa berupa bantuan biaya hidup maupun biaya riset penelitian. (mia/leh/c6/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore