
Pemerintah memberi kesempatan kepada 150 ribu guru honorer untuk mengikuti rekrutmen PPPK.
JawaPos.com - Hingga saat ini belum ada kejelasan kapan pemerintah mengumumkan hasil rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Sedianya pengumuman kelulusan dikeluarkan Jumat (24/9) lalu. Sejumlah pihak mendesak pemerintah segera mengumumkan kelulusan guru PPPK.
Penundaan pengumuman kelulusan rekrutmen guru PPPK dikarenakan yang berhasil lolos nilai passing grade cukup sedikit. Sehingga saat ini pemerintah sedang mengotak-atik nilai peserta ujian dengan komponen lainnya. Harapannya guru yang lulus rekrutmen meningkat.
Desakan tersebut diantaranya disampaikan Perkumpulan Teacherprenuer Indonesia Cerdas (PTIC). Sekjen PTIC Dodi Iswanto Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim harus segera mengumumkan kelulusan PPPK. "Mendikbudristek harus cepat mengambil keputusan," katanya Sabtu (2/10).
Akan tetapi Dodi mengingatkan, sebelum pengumuman kelulusan PPPK tahap 1 itu di keluarkan, pemerintah harus memastikan adanya penambahan nilai afirmasi terlebih dahulu. Sebab sebelumnya pemerintah sudah berjanji memberikan nilai afirmasi atau tambahan dengan mempertimbangkan aspek tertentu. Diantaranya adalah masa kerja sebagai guru honorer.
Menurut Dodi, pemberian nilai afirmasi itu penting. Kemendikbudristek juga harus menyampaikan secara terbuka pemberian bobot formulasi pemberian nilai afirmasi tersebut. Dia mengingatkan rekrutmen guru PPPK tahap 1 ini menyangkut hidup banyak orang. Selain itu juga terkait langsung dengan proses pembelajaran. "Kemudian juga terjait dengan kualitas pendidikan di Indonesia kedepannya," tuturnya.
Sementara itu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) juga menyoroti rekrutmen guru PPPK. Wakil Sekjen PB PGRI Dudung Abdul Qodir mengakui bahwa tingkat kelulusan rekrutmen guru PPPK berdasarkan nilai ambang batas cukup rendah. Sehingga pemerintah menunda pengumuman kelulusannya.
Dudung mengatakan dalam teori evaluasi, jika banyak peserta ujian yang tidak lulus, maka penentuan kelulusannya perlu dimodifikasi. Dia mendukung adanya pemberian tambahan atau afirmasi nilai berdasarkan kriteria tertentu.
Dia mengungkapkan soal ujian PPPK tahun ini memang sangat sulit. "Ada guru matematika yang kesulitan mengerjakan soal matematika," katanya. Berbeda dengan rekrutmen guru PPPK 2019 lalu. Saat itu guru-guru mengerjakan soal dengan lancar. Dudung menegaskan mengukur kemampuan guru tidak sebatas pedagogik saja.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
