Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Maret 2021 | 02.02 WIB

SMK Pusat Keunggulan di Level 4 Akan Latih SMK Lain

Siswa memasak saat persiapan penerapan normal baru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jayawisata 2 di Jakarta, Rabu (24/6/2020). Persiapan dengan penerapan protokol kesehatan dilakukan jelang dimulainya aktivitas kegiatan belajar mengajar kembali pada Jul - Image

Siswa memasak saat persiapan penerapan normal baru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jayawisata 2 di Jakarta, Rabu (24/6/2020). Persiapan dengan penerapan protokol kesehatan dilakukan jelang dimulainya aktivitas kegiatan belajar mengajar kembali pada Jul

JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah meluncurkan Program Merdeka Belajar episode 8: SMK Pusat Keunggulan. Hal ini dilakukan agar SDM Indonesia, khususnya lulusan vokasi memiliki kualitas mumpuni yang dibutuhkan dunia kerja dan dunia industri (Dudi).

Adapun dalam program ini, sekolah akan dibagi ke dalam tiap tingkatan, yakni dari level 1 sampai level 4. Level ini akan diverifikasi terlebih dahulu untuk menentukan level mana mereka akan ditempatkan, makin bagus SMK tersebut, maka tinggi juga levelnya.

Direktur SMK Kemendikbud Bahrun Dahlan mengatakan sekolah yang tergabung dalam program ini tidak akan langsung berada di level tertinggi, yakni 4. Maksimal, mereka akan ditempatkan di level 3.

"Kalau sekolah start itu sudah bagus, itu bisa masuk level 3, jadi bukan masuk pertama kali itu langsung bagus, kan ada 4 level," ungkap dia dalam telekonferensi pers, Jumat (19/3).

Kata dia, setiap tahunnya, mereka kemungkinan akan naik satu level. Untuk SMK yang berada di level 4, nantinya mereka ditugaskan untuk menjadi pelatih dari SMK yang ada di sekitarnya.

"Kalau sudah sampe level 3 (3 tahun), itu tahun keempat bisa mengimbaskan sekolah yang ada di sekilingnya, bukan eksklusif, itu terjadi kolaborasi dengan sekolah sekelilingnya," tutur dia.

Kemudian, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Vokasi) Wikan Sakarinto menyampaikan targetnya di tahun ini, sekolah yang tergabung sekitar 900 SMK. Harapannya, 14 ribu SMK yang ada di Indonesia dapat menjadi sekolah unggul dengan program ini.

"Betul sekali (14 ribu SMK unggul), konteks keunggulan itu bukan pada eksklusivitas atau favorit, atau unggul sendiri, tapi karakter unggul itu nanti kita harapkan mereka menjadi SMK yang bisa mengimbaskan keunggulan ke SMK lain, SMK yang bisa menjadi pelatih SMK lain," tandasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore