
Siswa mengikuti ujian semester sekolah tatap muka di SMA 1 Kaur, Bengkulu, Kamis (3/12/2020). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengatakan pembelajaran tatap muka akan dilakukan pada Januari 2021. FOTO: SALMAN TOYIBI /JAWA POS
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan, perubahan kurikulum adalah satu hal yang tidak dapat dihindari. Perubahan kurikulum ini pun harus dipahami oleh masyarakat untuk peningkatan kualitas pendidikan.
Hal ini diungkapkan Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pembelajaran, Hamid Muhammad. Ia melanjutkan, perubahan kurikulum pendidikan ini bisa terjadi kapan saja. Apalagi di era disrupsi saat ini yang mengharuskan masyarakat dunia untuk lebih adaptif pada perubahan-perubahan yang ada.
"Kalaupun ada perubahan kurikulum kita jangan mengeluh. Karena zaman berubah, komposisi penduduk berubah, dunia berubah dan tantangan juga terus berubah," jelas dia dalam siaran YouTube Kemenko PMK, Jumat (5/2).
Baca Juga: Menteri Nadiem Ungkap Terobosan Kebijakan Sepanjang Pandemi, Apa Saja?
Kurikulum yang berubah menurut dia adalah hal yang wajar. Sebab, hal tersebut juga di maksudkan untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan peningkatan kualitas para pelajar Indonesia.
Hal ini ia yakini, karena setiap perubahan yang terjadi pada kurikulum itu selalu berlandaskan pada kebutuhan pelajar. Semua ini demi memperdiapkan pelajar untuk lebih siap menghadapi tantangan di masa mendatang.
"Anak-anak kita itu memang harus kita persiapkan kedepan. Kita akan menyesuaikan kurikulum kita kedepan agar anak kita tidak ketinggalan zaman nanti," ujar dia.
Hamid pun melanjutkan, kata dia pelajar saat ini tidak bisa selalu dijejali kurikulum yang sudah ada. Sebab selain dari jenis tantangan, perubahan teknologi hingga disrupsi sosial juga mempengaruhi perkembangan pelajar.
"Karakternya jangan disamakan dengan generasi sebelumnya. Tantangan SDM berbeda, akan muncul jenis pekerjaan baru, digitalisasi akan menjadi bagian mereka. Benar-benar banyak yang berubah, maka itu kompetensi anak-anak kita akan berubah," pungkas dia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=cw_n9nk41cU

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
