
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim saat membuka Webinar Peringatan Hari Guru Sedunia Tingkat Nasional Tahun 2020, di Jakarta, Kamis (8/10).
JawaPos.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa SMK di mata masyarakat dipandang sebelah mata. Berbeda dengan SMA yang dianggap elit.
Oleh karenanya, persepsi tersebut harus diubah. Apalagi, Kemendikbud juga memiliki program khusus untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.
"SMK itu persepsinya tidak sebaik SMA. Itu persepsi masyarakat yang harus kita benarkan dan itu tanggung jawab pemerintah, baik daerah dan pusat untuk merubah persepsi ini. dengan meningkatkan kualitas-kualitas SMK dan politeknik kita," jelas dia secara daring, Selasa (19/1).
Namun, SMK membutuhkan partisipasi dari industri, akan tetapi skala SMK sangat kecil untuk bisa menarik partisipasi industri. Apalagi di Indonesia memiliki 14 ribu SMK dan tidak mudah untuk menjodohkannya dengan industri.
"Ada beberapa intervensi yang kita lakukan, pertama adalah menemukan model SMK pusat keunggulan, di mana kita akan memastikan bahwa SMK seperti apa sih yg menjadi panutan itu adalah kurikulumnya, pengajarnya dan kemitraannya adalah mulai dan berakhir di industri," imbuhnya.
Jadi, pihaknya akan membuat kurikulum SMK lebih fleksibel. Di mana industri akan ikut dalam praktek kurikulim dan waktu.
"Kita bilang spesialisasi bidang vokasi, tapi beban pekerjaannya sama kayak anak sma, nggak masuk akal. Makanya kita harus pastikan, rasionya benar-benar lebih banyak waktu untuk praktek kejuruan," tutur dia.
"Kita menginginkan politeknik dan perguruan tinggi vokasi kita berpartisipasi dalam smk kita, alasannya menjaga talent pool, kedua adalah universitas dalam posisi yg lebih baik untuk menemukan mitra industry, kalau mereka bisa membina smk tersebut, itu bisa masuk lewat perguruan tinggi tersebut," tandasnya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
