
Mendikbud Nadiem Makarim (Dok . Dery Ridwamsah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan fleksibilitas atas penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler dalam rangka meringankan beban sekolah di masa pandemi Covid-19. Tujuannya agar sekolah bisa menggunakan dana sesuai dengan prioritas kebutuhan.
Penggunaan BOS Reguler telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Juknis BOS Reguler. Peraturan itu akan berakhir seiring dengan dicabutnya penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19 oleh pemerintah pusat.
Akan tetapi, Mendikbud Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa bisa jadi fleksibiltas pemakaian Dana BOS Reguler ini akan terus berlanjut meskipun status kedaruratan telah dicabut. "Ada kemungkinan kita akan terus melanjutkan ini, karena respon daripada kepala sekolah itu luar biasa," ungkap dia dalam webinar Indonesia Belajar Dari Rumah: Daring Hingga Luring, Kamis (5/11).
Hal ini direspons baik karena geografi Indonesia yang beragam. Kebutuhan antar daerah pun berbeda-beda. Alhasil, banyak pihak yang merasa sangat terbantu akan kebijakan itu.
"Jadi ini adalah keberagaman Indonesia, administrasi keuangan jadi sangat transformatif, bahwa di satu sekolah itu mungkin kebutuhannya adalah buku, pulsa, gawai, bahkan ada perahu untuk mengangkut anak-anaknya dari pulau sebelah," tambahnya.
Selain itu, bantuan yang mendapat tanggapan baik adalah soal kuota internet gratis. Di mana banyak negara tertarik untuk mengadopsi hal tersebut.
"Kita melihat kondisi PJJ kebutuhan kuota data meningkat, inovasi terbesar yang kita lakukan adalah memberikan bantuan pulsa, bahkan megara luar menganggap ini menarik, ini belum pernah terjadi di Indonesia dan negara luar, mungkin kita bisa menjadi pionir di bidang ini," pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
