
Sejumlah anak-anak sekolah mengikuti belajar secara daring atau online dengan fasilitas WiFi yang disediakan secara gratis oleh warga di Perumahan Pondok Mulya I, Beji, Depok, Rabu (29/7/2020). WiFi gratis ini oleh warga sekitar kompleks perumahan sebagai
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan data daripada penerima kuota gratis aman dan tidak disalahgunakan oleh operator. Ini karena data terinput dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
"Keamanan data pribadi, ini konsen kami, makanya kami gunakan Dapodik atau PDDikti, kami tidak mau kalau tidak menggunakan dapodik karena risiko lebih besar," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin), Hasan Chabibie pada Bincang Pendidikan dan Kebudayaan secara virtual, Selasa (29/9).
Kata dia, data pribadi Dapodik dan PDDikti sudah menerapkan sistem keamanan data. Kemudian, ada juga perjanjian tertulis dengan operator selular untuk bertanggung jawab atas semua data nomor ponsel.
"Ini sudah kita tanda tangan kesepakatan untuk menjaga data pribadi seesuai dengan UU yang berlaku," ujarnya.
Selain itu, untuk memanfaatkan keuangan negara dengan baik senilai Rp 7,2 triliun. Pihaknya telah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk transparansi penggunaan anggaran.
"Kami sudah berkoordinasi dengan banyak pihak, dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendikbud dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga program ini bisa berjalan dengan baik, kami ingin memanfaatkan uang negara dengan baik, itu kami lakukan secara transparan," ungkap dia.
Saat ini, pihaknya telah mengirim kuota gratis untuk 9,6 juta peserta didik dan pendidik tahap I untuk bulan September. Sedangkan ditahap dua ini data yang sudah terkumpul bertambah menjadi 27,3 juta.
"September ini kita sudah mengirim 27.305.495 ke provider, yang terdiri dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, PAUD, kesetaraan, SLB, mahasiswa vokasi, mahasiswa akademi, guru maupun dosen," ujar dia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=dda-8umhngE

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
