
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang), Kemendikbud, Totok Suprayitno, Senin (28/5).
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyerahkan hasil ujian nasional siswa Sekolah Menangah Pertama atau sederajat (UN SMP/Sederajat) 2018 kepada dinas pendidikan kabupaten/kota. Hasilnya, saat ini mayoritas pelajar mengalami penurunan nilai.
Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Totok Suprayitno, pada pelaksanaan UN tahun lalu, para siswa baik berasal dari negeri dan swasta mendapatkan rata-rata nilai sebesar 55,51 poin. Tahun ini, para siswa hanya mendapatkan nilai rata-rata sebesar 52,96 poin.
Meski demikian, Totok tak mempermasalahkan penurunan nilai tersebut. Baginya, dengan peralihan sistem pengerjaan soal dari ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP) ke UNBK, maka hasil yang ditunjukan oleh para siswa justru semakin terpercaya.
Di samping itu, dia mengatkan nilai ini bisa menjadi alat deteksi awal adanya kelemahan di dalam suatu sistem pembelajaran. Salah satunya adalah meminimalkan distorsi yang disebabkan oleh praktik-praktik kecurangan dalam ujian.
"Kami harapkan makin terkoreksi ini makin kredibel, untuk dilakukan pengambilan keputusan analisis dan diagnosa dalam proses perbaikan-perbaikan belajar," kata Totok dalam paparannya di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin (28/5).
Hasil yang makin terpercaya ini juga sejalan dengan indeks integritas sekolah. Sekolah yang menyelenggarakan UNBK, indeks integritasnya meningkat 0,33 poin.
"Ketika makin naik, distorsi makin terkurangi. Hasil UNBK insha Allah jauh lebih murni, UNBK naik tetapi prestasi turun yang dalam tanda petik, saya lebih sreg menyebutnya 'terkoreksi'," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
