Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Agustus 2017 | 23.18 WIB

Lentera Pengganti Matahari

TEPAT GUNA: Ghois Qurniawan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya membuat inovasi dengan sinar ultra violet untuk memberikan cahaya kepada tumbuhan. - Image

TEPAT GUNA: Ghois Qurniawan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya membuat inovasi dengan sinar ultra violet untuk memberikan cahaya kepada tumbuhan.


Tanaman tetap membutuhkan sinar matahari yang memiliki kandungan lebih kompleks. Tanpa cahaya matahari, tanaman akan rentan layu. ”Saya belum tahu kompleksitas apa saja yang terkandung dalam cahaya matahari, tapi mungkin bisa untuk ditambahkan nantinya,” jelasnya. Saat ini riset-riset terus berjalan. ”Bisa ditambahkan spektrum lagi,” tuturnya.


Kaprodi Teknik Elektro UMS Anang Widiantoro mengapresiasi inovasi yang dibuat oleh Ghois. Menurut dia, tanaman idealnya membutuhkan cahaya matahari untuk proses fotosintesis. ”Tapi, malam hari tidak ada. Ini inisiatif bagus. Sangat inovatif,” jelasnya. Karena itu, dia mendorong para mahasiswa untuk membuat teknologi tepat guna yang bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan alat-alat inovatif tersebut bisa dipatenkan.

Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore