
SIAP BERLAGA: Kapal Jalapatih III saat rilis di Sungai Kalimas April lalu. Kapal ini akan ikut lomba di Monaco.
JawaPos.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali mengirim mahasiswanya untuk berkompetisi di luar negeri. Rektor ITS Joni Hermana melepas dua tim. Yakni, tim Marine Solar Boat Jalapatih dan Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITS.
Tahun ini tim Jalapatih akan bertarung di ajang internasional. Namanya Monaco Solar and Electric Boat Challenge 2017. Perlombaan tersebut dilaksanakan 12–15 Juli.
Ketua Tim Jalapatih ITS Muhamad Azka Asykarullah menuturkan, tim yang beranggota 10 mahasiswa itu berangkat pada 7 Juli. Kapal diberangkatkan lebih dahulu ke Monaco pada 3 Juli melalui paket udara. ”Saat ini kami sedang berlatih dan menyiapkan segala keperluan selama mengikuti lomba,” tuturnya saat ditemui setelah berpamitan di ruang rektor Selasa (20/6).
Tim yang berasal dari departemen teknik sistem perkapalan itu baru pertama mengikuti kompetisi tahunan di Monaco. Tahun ini tim Jalapatih merupakan satu-satunya perwakilan dari Asia. Lawan yang akan mereka hadapi berasal dari Prancis, Belanda, Belgia, Monaco, dan Brasil.
Sebelum prosesi pelepasan, tim Jalapatih telah melakukan latihan beberapa kali di Sungai Rolak Surabaya. Dalam latihan, mereka berhasil mencapai kecepatan tertinggi. Yakni, 13–14 knot. Tim tidak lupa memperhatikan tingkat ketahanan bahan bakar kapal yang dirilis April lalu di Sungai Kalimas itu.
Kapal Jalapatih III dirancang lebih ringan. Sebab, residu dari bahan fiber karbon untuk pembuatan bodi kapal dikeluarkan. Saat ini berat bersih kapal mencapai 140 kilogram dengan panjang 5,25 meter.
Sementara itu, tim PSM ITS tahun ini akan berlaga dalam perayaan 70th Anniversary Llangollen International Musical Eisteddfod 2017 di North Wales, United Kingdom (UK), 3–9 Juli. ”Tahun ini ada 29 peserta yang diterbangkan ke Inggris,” ujar Ketua PSM ITS Gusti Putra Pradana setelah berpamitan di ruang rektor Kamis (22/6). (ant/c6/nda)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
