Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Mei 2017 | 03.21 WIB

Apresiasi Melalui Anugerah Kampus Unggul, Pemeringkatan PTS Pakai Empat Aspek

Lima Besar PTS se-Jawa Timur versi Anugerah Kampus Unggul Kopertis Wilayah VII 2017 - Image

Lima Besar PTS se-Jawa Timur versi Anugerah Kampus Unggul Kopertis Wilayah VII 2017


JawaPos.com – Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII Jatim resmi merilis peringkat perguruan tinggi swasta (PTS) se-Jatim melalui Anugerah Kampus Unggul (AKU). Dalam pemeringkatan tersebut, Kopertis berpegang pada empat aspek untuk penilaian.



Aspek itu meliputi tata kelola kelembagaan dan kerja sama, tenaga pendidik dan kependidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta pembelajaran kemahasiswaan. ”Empat poin itu adalah fokus kami dalam melakukan pe-ranking-an,” terang Sekretaris Kopertis Wilayah VII Prof Ali Maksum.



Empat tolok ukur itu masing-masing memiliki bobot penilaian yang berbeda. Misalnya, tata kelola kelembagaan dan kerja sama. Bidang tersebut mempunyai bobot paling besar. Yakni, 35 persen. Sementara itu, bidang lain seperti pembelajaran kemahasiswaan hanya memiliki nilai 15 persen.



Pemeringkatan PTS pada AKU dilakukan setiap tahun. Peringkat tersebut dibuat untuk memberikan panduan bagi seluruh PTS guna melihat perkembangan kampusnya selama setahun penuh. Ibaratnya, AKU menjadi cermin bagi setiap PTS untuk melihat kondisinya. ”Kalau peringkatnya makin bawah, PTS wajib membenahi diri,” ungkapnya.



Ali menuturkan, setiap tahun selalu terjadi pergerakan posisi peringkat di masing-masing PTS. Ada yang meningkat ke beberapa angka sekaligus. Ada pula PTS yang melorot karena beberapa hal. Misalnya, penelitian dosen. Jika kampus lengah tidak mendorong dosen tetap berkarya, bisa dipastikan bahwa peringkat PTS bersangkutan melorot. Kasus lain adalah kegiatan mahasiswa. Jika kegiatan menurun, termasuk prestasi yang diperoleh mahasiswa di berbagai kompetensi, hal itu akan berpengaruh pada peringkat.



Ali menambahkan, seluruh pemeringkatan AKU tersebut dipastikan objektif. Sebab, selama penilaian, seluruh PTS dilibatkan langsung. Khususnya dalam menginput data yang disetor ke Kopertis. ”Seluruh pendaftaran dilakukan secara online,” tuturnya.



Kepala Humas dan Informasi Studi Universitas Kristen (UK) Prayonne Adi membenarkan perihal menurunnya peringkat kampusnya dalam penilaian AKU. Tahun lalu UK Petra menduduki peringkat kedua, sedangkan tahun ini menjadi peringkat keempat.



Penurunan peringkat tersebut akan dievaluasi pihak kampus. Kemudian, ditentukan perbaikan yang perlu diambil untuk meningkatkan kembali prestasi yang diperoleh UK Petra.



Meski menurun pada peringkat AKU, Prayonne mengungkapkan bahwa UK Petra masih menjadi PTS terbaik versi pemeringkatan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). UK Petra menduduki peringkat ke-19 di antara tiga ribu kampus yang tertera dalam list. ”Di atas UK Petra, seluruhnya merupakan kampus negeri,” jelasnya. (elo/c16/nda)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore