Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Maret 2017 | 21.19 WIB

Manfaatkan Kardus Bekas sebagai Studio Foto Mini

BAGI ILMU: Kenny (tiga dari kiri) memberikan materi kepada Zakkiyah, Nur Lailany, dan Nafisah dari SMAN 1 Gresik di kampus UISI Gresik. - Image

BAGI ILMU: Kenny (tiga dari kiri) memberikan materi kepada Zakkiyah, Nur Lailany, dan Nafisah dari SMAN 1 Gresik di kampus UISI Gresik.

JawaPos.com – Untuk menghasilkan foto yang bagus, dibutuhkan pengetahuan mengenai teknik memotret yang benar. Apalagi memotret makanan. Foto yang dihasilkan harus membuat orang yang melihat tertarik untuk menikmati makanan tersebut.


Antusiasme mendapatkan ilmu tentang fotografi makanan itu juga dialami Zakiyah Athiroh, siswi SMAN 1 (Smansa) Gresik. Ditemui dalam workshop bertajuk Low Budget Photography yang diadakan Jurusan DKV Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Rabu (15/3), Zakiyah memperoleh banyak ilmu. Terutama tip mendapatkan angle, lighting, dan cara mengedit foto. ’’Senang banget dapat ilmu baru lagi,’’ ucapnya.


Kenny Ose, pemateri workshop tersebut, memanfaatkan kardus bekas untuk dijadikan studio foto mini. ’’Karena memang low budget, kita gunakan bahan seadanya. Tidak harus menyewa atau membeli keperluan foto dengan harga mahal,’’ ungkapnya. Ukuran kardus bisa bervariasi. Disesuaikan dengan ukuran makanan atau produk yang akan difoto.


Kardus bekas yang telah dipotong di bagian atas, kanan, dan kiri itu dilapisi kertas roti. Fungsinya menutupi lubang pada bagian yang telah terpotong. Di dalam kardus ditempelkan kertas karton atau kertas manila putih sebagai background. Lalu, dua lampu tidur diletakkan di kanan dan kiri kardus yang telah tertutupi kertas.


’’Fungsi kertas itu untuk menyaring cahaya dari lampu,’’ papar Kenny. Dia mengungkapkan, angle makanan dibidik dari bagian yang paling menarik, unik, dan paling enak. Kenny mencontohkan brownies. Yang paling disukai dari brownies adalah bagian tengahnya berupa lelehan cokelat. ’’Maka, bagian itulah yang ditonjolkan,’’ lanjutnya.



Selain itu, Kenny mengedepankan foto yang bercerita. Dengan begitu, harus ada beberapa properti demi mendukung hasil foto. Misalnya, talenan atau beberapa jenis bunga tertentu seperti aster. ’’Bisa juga pakai segelas teh atau buku. Itu bisa sebagai cerita bahwa makanan yang kita foto itu bisa dimakan sembari santai minum teh sambil baca buku,’’ imbuhnya. (hay/c19/ai/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore