Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Februari 2017 | 08.13 WIB

Aplikasi Pendeteksi Nominal Uang Bantu Penyandang Tunanetra

TINGGAL FOTO: Giovinna Khoharja menunjukkan aplikasi money detector karyanya. - Image

TINGGAL FOTO: Giovinna Khoharja menunjukkan aplikasi money detector karyanya.

JawaPos.com – Inovasi aplikatif muncul dari tangan Giovinna Khoharja. Mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra tersebut berhasil menciptakan aplikasi smartphone yang membantu penyandang tunanetra untuk membedakan nominal uang.


Gio mengatakan, selama ini aplikasi smartphone yang membantu penyandang tunanetra dalam berkomunikasi sudah ada. Namun, untuk mengenali nominal uang belum tersedia. Padahal, pengetahuan nominal uang bagi penyandang tunanetra tersebut sangat penting. Terutama saat melakukan transaksi keuangan. ’’Dengan keterbatasan mereka, bisa jadi ada beberapa oknum yang memanfaatkannya untuk berbuat jahat,’’ terangnya sambil menunjukkan aplikasi money detector.


Aplikasi money detector itu cukup mudah digunakan. Untuk mengetahui jenis uang yang dibawa, pengguna tinggal memfotonya. Tak sampai lima detik, handphone akan mengeluarkan suara jumlah nominal uang.


Suara handphone pada aplikasi money detector secara otomatis dapat memberikan informasi kepada pengguna jika uang tak terdeteksi. ’’Jadi, pengguna tinggal mendengarkan. Kalau tak terdeteksi, pengguna tinggal double tab untuk foto ulang,’’ terang mahasiswa teknik informatika itu.


Meski terlihat sederhana, akurasi kreasi perempuan 21 tahun tersebut sebesar 89,17 persen. Dengan akurasi itu, money detector mampu membaca uang dalam kondisi lecek hingga terkena coretan tinta.


Untuk membuat aplikasi tersebut, Gio membutuhkan waktu selama enam bulan. Proses yang cukup panjang itu digunakan untuk menguji ketepatan aplikasinya. Gio menggunakan pikseluntuk membaca karakter gambar pada uang. Setelah itu, baru ditentukan key point dan rotasinya. ’’Penentuan key point tersebut sangat penting ketika pengguna memfoto uang dengan berbagai gaya. Akurasinya tak akan hilang,’’ ujarnya. Untuk menentukan key point dan rotasi pada setiap nominal uang, lanjut dia, dibutuhkan 700 kali percobaan foto.



Gio berharap money detector selalu diperbarui. Di antaranya dengan meningkatkan akurasi aplikasi dan menambahkan komponen pendeteksi uang palsu agar nilai gunanya meningkat. (elo/c19/nda/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore