
LANGSUNG PRAKTIK: Sigit Purwadi (dua dari kiri) yang didampingi Sudarto (dua dari kanan) mengamati penggergajian kayu oleh Sri Yulia (kiri) dan Giant Gusti (kanan), siswa jurusan konstruksi kayu, Senin (6/2) di bengkel kerja kayu.
Tidak banyak SMK yang memiliki jurusan konstruksi kayu. Di Surabaya, hanya ada di SMKN 2. Di sekolah lain, siswa belajar konstruksi kayu, tetapi pelajaran itu hanya masuk dalam muatan lokal.
JURUSAN konstruksi kayu mempunyai potensi tersendiri. Baru-baru ini, SMKN 2, terutama jurusan konstruksi kayu, kedatangan tamu dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).
Tim Kemendesa PDTT menyatakan, harus tetap ada jurusan konstruksi kayu. Alasannya, jurusan tersebut termasuk potensial. Lulusannya bisa diarahkan ke Kalimantan. Di sana banyak kayu yang dapat dioptimalkan untuk pembangunan. Terutama untuk membangun rumah-rumah kayu yang mampu menarik para wisatawan.
Siswa di jurusan konstruksi kayu tidak hanya membuat kusen, atap, kuda-kuda, dan plafon. Siswa diajari banyak hal tentang konstruksi kayu. Termasuk menggambar atau desain. Untuk skala kota, kemampuan itu dapat diwujudkan dengan membuat rumah klasik atau bergaya etnik. Terutama yang berbahan kayu jati, kusen jati, plafon jati, dan sebagainya.
Kepala Program Konstruksi Kayu SMKN 2 Sugeng Hariadi menuturkan, pembuatan kusen pintu dan daun pintu membutuhkan ketelitian tersendiri. Mulai pada sambungan, ukuran, bahan baku yang digunakan, hingga biaya. ’’Siswa diharapkan tahu tentang pemilihan kayu yang baik,’’ katanya. Apalagi, saat ini pemerintah gencar membangun rumah tahan gempa berbasis kayu.
Sekretaris Program Konstruksi Kayu Slamet Riadi menjelaskan, orang yang memiliki kemampuan soal perkayuan sangat dihargai. Termasuk memahami jenis-jenis kayu yang baik. Misalnya, kamper, meranti, jati, dan sengon. Semua kayu tersebut merupakan jenis kayu yang baik. ’’Hanya bergantung kelembapan. Makanya, harus dioven dulu supaya kering,’’ terangnya.
Siswa, jelas dia, harus memiliki pengetahuan dasar kayu. Tentang sambungan, misalnya, ada rumusan tersendiri. Jika kursi patah saat diduduki, bisa jadi ada yang salah pada sambungan. Selain sambungan, siswa harus jeli pada jenis-jenis kayu. ’’Harus lebih selektif,’’ tuturnya.
Mata kayu juga harus menjadi perhatian. Slamet menegaskan bahwa pemotongan kayu harus mengikuti serat kayu. ’’Tidak boleh berlawanan dengan serat, bisa jelek,’’ ungkapnya.
Dalam konstruksi kayu, siswa diajari untuk kompeten. Minimal bisa menjadi pengawas para tukang kayu. Namun, kompetensi dapat dikembangkan dengan lebih tinggi. Yakni, pada desain konstruksi. Di sekolah, siswa juga mendapatkan mata pelajaran gambar desain.
Lulusannya pun terserap dengan baik. Slamet menyebutkan, dalam tiga tahun terakhir, sekitar 50 persen lulusannya bekerja di bidang konstruksi. Misalnya, bekerja pada proyek, pabrik kayu, dan mebel. Sekitar 25 persennya melanjutkan pendidikan ke universitas. Sisanya bekerja serabutan. ’’Ke depan, bisa ada sertifikasi untuk kayu. Jadi, kompetensi lulusan juga makin diakui,’’ jelasnya.
Selain itu, siswa diajari tentang kewirausahaan. Konstruksi kayu, terang dia, merupakan bagian dari desain kreatif. Karena itu, talenta siswa harus diasah dengan baik. Selain tentang desain dan ketelitian pengerjaan, siswa dibekali penghitungan dana. Terutama biaya kebutuhan bahan hingga menjadi benda jadi. Juga, ditambah ongkos kerja. ’’Dari situ tahu hasil jualnya. Kalau lihat di pameran, harganya bisa dua kali lipat. Jadi, sebenarnya lebih menguntungkan membuat sendiri,’’ ujar Slamet.
Etos kerja memang harus ditanamkan terhadap siswa. Terutama tentang kedisiplinan. Dengan disiplin, siswa akan lebih mudah diarahkan. Apalagi, jurusan kayu dekat dengan mesin-mesin tajam. Karena itu, kesehatan dan keselamatan kerja (K3) harus menjadi prioritas. ’’Tidak boleh bergurau saat bekerja,’’ tegasnya. (puj/c14/jan/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
