
Mata Pelajaran Pilihan Peserta Unas SMA/MA
JawaPos.com – Persiapan ujian nasional (unas) SMA semakin maju. Hingga Selasa (24/1), peserta unas 2017 memilih mata pelajaran tertentu sesuai dengan jurusan. Pilihan itu disetujui wali murid.
Kepala SMA Negeri 1 Sidayu Arif Suswanto memastikan siswa-siswinya telah memilih mata pelajaran (mapel) unas sesuai minat. Sebagian besar murid jurusan IPA memilih biologi, disusul fisika, lalu kimia. Di jurusan IPS, mayoritas memilih ekonomi, geografi, dan sosiologi. Jurusan bahasa lain lagi. Sebagian besar memilih bahasa asing, sastra Indonesia, dan terakhir antroplogi.
”Semua pilihan siswa disertai persetujuan wali murid,” ujar Arif.
Persetujuan tersebut, kata dia, menjadi bukti bahwa siswa benar-benar memilih mapel berdasar pertimbangan dan saran orang tua. Mengapa perlu persetujuan orang tua? Arif menegaskan, itu merupakan antisipasi. Misalnya, jika ada yang tidak puas dengan hasil unas, sudah ada bukti persetujuan.
Murid-murid SMAN 1 Menganti pun demikian. Kepala SMAN 1 Menganti M. Fadoli telah menyebarkan angket kepada seluruh siswa dan wali murid. ’’Dalam angket dicantumkan mapel pilihan siswa berdasar jurusan,” katanya.
Hasilnya, lebih banyak murid jurusan IPA yang memilih biologi. Pilihan kedua adalah fisika dan ketiga kimia. Adapun untuk jurusan IPS, sebagian besar memilih sosiologi, kemudian geografi, dan paling sedikit ekonomi.
Kepala SMAN 1 Gresik Suswanto menambahkan, angket tentang mapel pilihan disebar sejak tiga minggu lalu. Pada hari itu seluruh siswa peserta unas sudah mengembalikannya. Namun, Suswanto mengaku belum tahu persis pilihan masing-masing siswa. ’’Besok (hari ini, Red) kami data,” ujarnya.
Unas SMA/MA/SMK 2017 akan mengujikan empat pelajaran. Tiga mapel wajib. Yaitu, matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Selain itu, ada satu mapel pilihan yang sesuai jurusan.
Secara terpisah, Kepala Cabang Dikbud Jatim Wilayah Gresik Puji Hastuti menyatakan, prosedur operasional standar (POS) unas 2017 sudah turun Selasa (24/1). POS dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Cabang dikbud segera menyosialiasikan POS ke seluruh sekolah. ’’Sosialisasi kami jadwalkan Kamis (besok, Red),” ujarnya. (mar/c21/roz/sep/JPG)

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
