Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Maret 2019 | 22.53 WIB

Disediakan Beasiswa untuk Mahasiswa Difabel, Rp 1 juta per Bulan

Ilustrasi difabel. Kemenristekdikti mengeluarkan beasiswa untuk mahasiswa penyandang difabel sebagai akses pemertaan kuliah. - Image

Ilustrasi difabel. Kemenristekdikti mengeluarkan beasiswa untuk mahasiswa penyandang difabel sebagai akses pemertaan kuliah.


JawaPos.com - Pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menambah dua jenis beasiswa untuk mahasiswa baru 2019. Di antaranya, yakni Beasiswa Difabel dan Atlet Berprestasi.


Beasiswa difabel diberikan pada mahasiswa penyandang disabilitas dan Beasiswa Atlet Berprestasi bagi mahasiswa yang masuk program studi keolahragaan. 


Selain itu, penerima beasiswa Bidikmisi juga ditambah dari 90 ribu pada 2018 menjadi 130 ribu pada 2019. Kemudian, biaya hidup Bidikmisi ditingkatkan dari Rp 600 ribu menjadi Rp 700 ribu per bulan pada tahun ini.


"Beasiswa Difabel dan Beasiswa Atlet Mahasiswa Berprestasi merupakan program keberpihakan Kemenristekdikti untuk peningkatan dan pemerataan akses kuliah di perguruan tinggi,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir melalui keterangan tertulis, Minggu (17/3).


Dia memaparkan, dari total 7,5 juta mahasiswa di Indonesia, sejauh ini Pemerintah baru dapat mengalokasikan beasiswa bagi 8 persen mahasiswa melalui beasiswa Bidikmisi, Adik Papua dan Daerah 3T serta Beasiswa PPA.


Menurutnya, Undang-Undang 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi mengamanatkan perguruan tinggi negeri (PTN) harus menerima mahasiswa dari kalangan tidak mampu dan daerah 3T minimal 20 persen dari daya tampung. Saat ini, pihaknya baru dapat mengalokasikan 8 persen dari beasiswa kepada mahasiswa, sedangkan 12 persen beasiswa berasal dari upaya PTN.


Beasiswa Difabel dan Beasiswa Atlet merupakan langkah Kemenristekdikti untuk meningkatkan jumlah beasiswa Pemerintah menuju 20 persen dari jumlah mahasiswa Indonesia,” tegas dia.


Nasir memastikan, mahasiswa difabel kini mendapatkan perhatian khusus dari Kemenristekdikti. Dia pun menugaskan PTN untuk mencari mahasiswa difabel yang masuk ke PTN pada tahun ini, sehingga mereka berkuliah mendapatkan beasiswa, mencakup gratis biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) dibebaskan serta biaya hidup bulanan sebesar Rp 1 juta.


Adapun beasiswa itu diperuntukkan kepada mahasiswa difabel dengan kategori sesuai Permenristekdikti 46/2017 tentang Penyandang Disabilitas yaitu mahasiswa yang memiliki keterbatasan fisik, mental, sensorik, dan/atau yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.


Sementara itu, Beasiswa Mahasiswa Atlet berupa gratis biaya kuliah dan tunjangan prestasi sebesar Rp 1,5 juta bagi mahasiswa yang diterima pada program studi terkait olahraga pada PTN Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang menyelenggarakan program studi olahraga.


"Perguruan tinggi tersebut, kami akan berikan beasiswa bidang keolahragaan, khususnya atletnya. Saya minta minimal 20 per kampus, tapi output-nya bukan berapa IPK yang didapat. Saya inginnya setiap mahasiswa bisa dapat medali berapa, tingkat apa, apakah tingkat nasional, tingkat internasional," urai Nasir.


Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore