Calon mahasiswa baru USG mengikuti tes masuk dengan metode CBT dan hybrid pada Sabtu (12/7/2025). (Istimewa)
JawaPos.com - Menyiapkan sumber daya unggul (SDM) tidak hanya cukup dibentuk selama dunia perkuliahan saja. Semuanya harus diawali dari proses masuk perguruan tinggi. Memiliki kompetensi tinggi dan soft skill menjadi syarat utama.
Untuk soft skill salah satunya menguasai teknologi informasi (TI). Menyadari tantangan itu, Universitas Sunan Gresik (USG) menerapkan sistem Computerized Base Test (CBT) dalam penerimaan mahasiswa baru. Para calon mahasiswa yang sudah mendaftar disaring lagi dengan sistem CBT. Bagi mereka berada di luar kota atau daerah dapat mengikuti CBT secara jarak jauh atau hybrid. Ujian CBT yang diikuti 435 calon mahasiswa itu berlangsung di Kampus A USG, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Sabtu (12/7).
Wakil Rektor I USG Abdul Muhith mengatakan, tes masuk dengan metode CBT dan hybrid ini dilakukan untuk mengetahui potensi akademik para calon mahasiswa baru. Kebijakan itu sesuai standar nasional yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
“Seleksi mahasiswa baru tahap pertama ini kami lakukan dengan metode CBT dan hybrid. Semua pelaksanaannya berbasis teknologi informasi (IT). Ini salah satu langkah kami dalam menjaga mutu USG yang mengusung slogan kokoh, melesat dan mendunia,” ujar Muhith kepada JawaPos.com pada Minggu (137).
Menurut dia, USG secara konsisten akan melakukan seluruh tahapan mulai dari awal pendaftaran, seleksi masuk calon mahasiswa baru, sistem perkuliahan hingga nanti pada fase yudisium, dengan menonjolkan sistem IT.
”Semua kami lakukan secara sistematis dan terstandarisasi dengan melibatkan tim pakar CBT dari Universitas Airlangga. Kami ingin mahasiswa baru kita punya standar tinggi, termasuk familiar dengan sistem IT sehingga nantinya bisa lulus dengan memiliki kompetensi dan siap untuk bersaing di dunia kerja,” tuturnya.
Sehari sebelumnya, ujian masuk juga dilakukan secara khusus untuk 47 calon mahasiswa baru Program Studi (prodi) Teknik Rekayasa Perawatan Pesawat Udara. Tes masuk untuk prodi ini dilakukan langsung tim pakar dari Politeknik Kirana. Mereka tidak hanya menjalani tes potensi akademik, namun juga diukur berat dan tinggi badan.
Senada dengan Muhith, Koordinator Tim Pakar IT USG Badrus Zaman mengatakan bahwa tes masuk calon mahasiswa baru dengan sistem CBT dan hybrid ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan akademik dari calon mahasiswa yang telah mendaftar.
“Pelaksanaan ujian dilakukan dengan hybrid. Sebagian ada yang datang ke kampus, sebagian lainnya cukup di rumah masing-masing tapi meenggunakan sistem CBT,” urainya.
Badrus mengatakan bahwa USG memiliki grand design kampus berbasis IT atau cyber campus. ”Sesuai arahan dari Pendiri USG Gus Jazilul Fawaid bahwa USG ini bukan sekadar kampus yang visioner, tetapi green campus yakni bagaimana kami memaksimalkan penggunaan IT dalam seluruh proses yang ada, mulai pendaftaran, tes masuk, sistem pembelajaran, administrasi dan proses lainnya," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
