
Melanjutkan kuliah S1 di luar negeri menjadi impian banyak siswa SMA, terutama siswa SMA kelas 12. (dok. ANTARA/HO)
JawaPos.com - Melanjutkan kuliah S1 di luar negeri menjadi impian banyak siswa SMA, terutama siswa SMA kelas 12. Namun tentu banyak hal yang wajib dipersiapkan untuk mewujudkan impian tersebut.
Mengusung tema 'Berotak Jerman, Berhati Madinah; Sharing Session Beasiswa S1', Kobi Education bersama Yayasan Misbahunnur mengadakan webinar beasiswa S1. Kegiatan ini menghadirkan salah satu awardee 9 beasiswa di Asia, Eropa, dan Amerika sebagai pembicara, Rangga.
Menurutnya, melanjutkan kuliah S1 ke luar negeri itu banyak manfaat positifnya. Diantaranya, bisa membangun jejaring internasional, melatih kemandirian, mendapatkan perspektif yang berbeda, dan lebih mengenalkan Islam kepada masyarakat dunia.
"Saat kuliah ke luar negeri kita jadi tahu, ternyata ada banyak orang muslim dari berbagai negara," katanya, dikutip Senin (7/10).
Dia pun memaparkan empat hal yang harus diperhatikan sebelum mendaftar beasiswa ke luar negeri. Pertama, menemukan alasan utama yang menjadi motivasi kuat belajar di luar negeri.
Kedua, menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan kualitas diri. Ketiga, yang tentu tidak boleh ditinggalkan yakni meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
Keempat, mendaftar banyak beasiswa atau tidak hanya fokus pada satu beasiswa. Dia mengatakan, ada 19 beasiswa S1 ke luar negeri, diantaranya adalah Chinese Government Scholarship, Beasiswa Indonesia Maju, Global Korea Scholarship, dan lain-lain.
Selain empat poin utama, ia menjelaskan ada berbagai persyaratan yang biasanya diminta saat mendaftar beasiswa. Persyaratan tersebut adalah, raport sekolah, surat rekomendasi, sertifikat Bahasa Inggris, esai, dan portofolio prestasi.
Terakhir, Rangga menyampaikan hal krusial yang harus diingat saat mendaftar beasiswa dan kampus di luar negeri. "Yang pertama dan paling penting adalah, kita harus tahu apakah pendaftaran beasiswa yang kita incar itu pendaftarannya sekalian pendaftaran kampus atau terpisah dengan pendaftaran kampus," jelasnya.
Webinar yang diadakan oleh Kobi Education bersama Yayasan Misbahunnur ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi para siswa SMA untuk melanjutkan studi S1 ke luar negeri. "Kobi menyadari jika para siswa SMA masih perlu adanya dorongan supaya mereka dapat berkuliah ke luar negeri. Oleh karenanya, kami mengadakan sharing session beasiswa S1 bersama awardee untuk dapat menyalakan api di dalam diri mereka," pungkas Raniah, Community Specialist Kobi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
