
Menko PMK, Puan Maharani
JawaPos.com - Pemerintah terus mempertajam pemanfaatan dana abadi pendidikan yang diberikan melalui beasiswa.
Nantinya, diharapkan dana abadi pendidikan akan tersalur lebih optimal, tepat sasaran, dan tepat manfaat.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani menyatakan, perlu optimalisasi pengelolalaan dana abadi pendidikan untuk lebih mempercepat penyiapan SDM Indonesia.
Selain itu, pemanfaatan dana abadi pendidikan yang diberikan melalui beasiswa juga dipertajam. Baik dari sisi penerima manfaat, bidang studi, lembaga tujuan belajar, maupun perluasan manfaat pada vokasi dan tenaga pengajar.
Agenda lainnya ialah, revitalisasi pengelolaan dana abadi pendidikan diarahkan pula untuk menyiapkan SDM. Diharapkan nantinya dapat mendukung pelaksanaan pembangunan nasional.
“Rakor pada hari ini (kemarin), difokuskan kepada kebijakan pengelolaan dana abadi pendidikan yang lebih optimal, tepat sasaran dan tepat manfaat,” kata Puan usai memimpin Rapat Tingkat Menteri (RTM) di kantornya, Senin (1/4).
Diketahui, saat ini telah disusun rancangan Perpres tentang Dana Abadi Pendidikan.
Hal itu mengatur tentang tata pengelolaan Dana Abadi Pendidikan. Hingga kini, rancangan Perpres sedang dalam harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM.
Terkait hal itu, Puan mengingatkan, agar program beasiswa yang diberikan tidak lagi salah sasaran.
“Jangan lagi mereka yang mampu yang malah mendapatkan beasiswa,” tegas Puan.
Menurut dia, perlu dipastikan agar akses anak-anak dari daerah baik karena tidak mampu secara ekonomi maupun keterbatasan kemampuan bahasa Inggris, serta penerima beasiswa Bidikmisi menjadi prioritas beasiswa dari Dana Abadi Pendidikan.
RTM Revitalisasi Pengelolaan Dana Abadi Pendidikan kali ini juga menyoroti kebutuhan beasiswa dari masing-masing Kementerian. Seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membutuhkan pendidikan dan pelatihan jangka pendek untuk para guru.
Kemudian Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi yang akan meningkatkan kualifikasi dosen menjadi jenjang S2.
Sementara, Kementerian Agama juga akan memberikan beasiswa bagi para santri.
“Saya minta nantinya, semua beasiswa yang terdapat di Kementerian bisa masuk dalam Dana Abadi Pendidikan,” kata Puan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
