
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim. (Instagram/ @nadiemmakarim).
JawaPos.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mendapat sejumlah pertanyaan kritis terkait program makan siang (maksi) gratis saat rapat kerja bersama Komisi X DPR di Jakarta kemarin (6/3). Pertanyaan itu dilayangkan sejumlah anggota dewan lantaran program maksi diisukan bakal menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS).
Pertanyaan tersebut diawali anggota Komisi X DPR dari Fraksi PDIP Andreas Hugo Pareira. ”Kan belum apa-apa, belum selesai pemilu, sudah ada hal yang berkaitan dengan makan siang gratis masuk dana BOS. Kan repot kita mau memperdebatkan dan mempertanggungjawabkan seperti ini,” ujarnya. Seperti diketahui, program maksi merupakan gagasan paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Saat sesi jawaban pemerintah, Nadiem tak menyinggung sama sekali pertanyaan-pertanyaan perihal program maksi gratis. Sejak awal dia mengungkapkan bahwa dirinya hanya bisa menanggapi beberapa poin. Sisanya akan dijawab secara tertulis. ”Saya tidak akan mungkin bisa menanggapi semuanya. Ada beberapa pertanyaan yang nanti kami jawab secara tertulis,” katanya.
Misalnya, soal kekerasan dan bullying. Dia menekankan bahwa pihaknya sudah bertahun-tahun menggedor-gedor meja untuk menekankan bagaimana dampak kekerasan tersebut terhadap siswa. Karena itu, sudah dibuat aturan jelas mengenai penanganan kekerasan di satuan pendidikan, termasuk soal sanksi-sanksi tegas.
Bahkan, Indonesia jadi negara pertama di dunia yang menggunakan asesmen nasional untuk mengukur tingkat kerentanan sekolah terhadap kekerasan seksual, perundungan, dan lainnya.
Wakil Ketua Komisi X Abdul Fikri Faqih pun memberikan celetukan bahwa tak perlu dijawab karena makan siang sudah disiapkan di belakang. ”Makan siang gratis sudah disiapkan di belakang, jadi dari BOS nggak perlu,” candanya sesaat sebelum membacakan hasil rapat. (mia/c7/oni)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
