
Pelangi ganda
JawaPos.com - Belakangan ini masyarakat banyak membicarakan fenomena alam, yaitu soal double rainbow atau pelangi ganda. Banyak orang mempertanyakan apa itu double rainbow? Bagaimana fenomena double rainbow terjadi?
Untuk mengungkap rasa penasaran dari pertanyaan tersebut, berikut penjelasan tentang double rainbow serta proses terbentuknya.
Double rainbow atau pelangi ganda merupakan fenomena alam yang memperlihatkan pemandangan indah dari dua pelangi di langit. Fenomena ini sebenarnya umum terjadi, khususnya pada saat matahari sedang rendah di langit, seperti pada waktu dini hari atau sore hari.
Double rainbow akan memiliki salah satu pelangi yang redup (pelangi sekunder) dengan warna yang lebih pastel dibandingkan pelangi primer.
Pelangi sekunder juga tersebar di wilayah langit yang luas, sehingga memiliki ukuran yang lebih besar. Salah satu ciri utama dari fenomena alam double rainbow adalah urutan warna pada pelangi kedua terbalik.
Dilansir dari metoffice.gov.uk, fenomena pelangi ganda atau double rainbow terjadi akibat sinar matahari dipantulkan dua kali dalam tetesan hujan.
Cahaya ungu yang sampai ke pengamat berasal dari tetesan hujan yang lebih tinggi, sedangkan tetesan hujan yang lebih rendah akan berwarna merah
Selama double rainbow penuh terjadi, pasti salah satu pelangi terlihat lebih terang dibandingkan pelangi satunya. Pelangi yang lebih terang merupakan pelangi primer. Pelangi primer merupakan hasil pantulan cahaya dari tetesan air satu kali, kemudian dipantulkan kembali dari tetesan tersebut.
Sedangkan pelangi kedua disebut dengan pelangi sekunder, yang muncul karena fenomena yang mirip dengan pelangi primer, yang membedakan cahaya masuk ke tetesan hujan lalu dibiaskan di permukaan, tidak keluar setelah mengenai bagian belakang tetesan hujan.
Begitu pula sebaliknya, cahaya tersebut dibiaskan untuk kedua kalinya, sehingga menciptakan pelangi sekunder.
Perbedaan antara pelangi primer dan sekunder yaitu terletak pada urutan warna. Pada pelangi primer dengan urutan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu; sedangkan pelangi sekunder kebalikan dari warna pelangi tersebut.
Double rainbow menjadi salah satu fenomena alam yang menakjubkan dan memesona. Selain keindahannya, di balik ilmu pengetahuan tentang pembentukan pelangi ini dapat memberikan wawasan yang berharga terkait sifat alam dan fisika cahaya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
