
KULIAH TATAP MUKA: Sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Unair mengikuti kuliah tatap muka di Ruang Propadeus, Kampus A Unair, beberapa waktu lalu. Unait termasuk yang digendong Pemkot Surabaya. (Robertus Risky/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah telah memberikan izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas secara penuh pada awal 2022. Hal ini pun disambut baik oleh dunia pendidikan, termasuk dari jenjang perguruan tinggi, salah satunya adalah Monash University Indonesia.
Namun, karena masih berdampingan dengan pandemi Covid-19, pihak kampus mengumumkan bahwa akan menggunakan sistem perkuliahan hybrid learning, yakni kombinasi antara kegiatan perkuliahan secara daring dan tatap muka.
Pro Vice-Chancellor dan President (Rektor) Monash University Indonesia, Profesor Andrew MacIntyre mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan segala persiapan demi menyambut kehadiran para mahasiswa yang sudah dimulai sejak 15 Januari lalu.
"Sejak dari awal, kami telah merencanakan dan mempersiapkan segala yang diperlukan untuk operasional kampus Monash University Indonesia,” kata Profesor MacIntyre," ungkap dia dalam keterangan tertulis, Jumat (20/1).
“Mewakili pihak akademisi dan seluruh staf yang ada, kami antusias untuk menyambut para mahasiswa kami secara tatap muka, setelah kurang lebih 2 bulan kami telah melakukan sistem pembelajaran secara daring,” sambungnya.
Dirinya juga menyampaikan, untuk menunjang operasional kampus, fasilitas yang disediakan Monash University Indonesia dirancang dan didesain demi kepentingan seluruh pihak yang menunjukkan bahwa kampus ini terbuka untuk seluruh kalangan. Sebagai contoh, adanya fasilitas ruang beribadah lintas agama (inter-faith prayer room) yang tersedia di setiap lantai gedung kampus.
Chief Operation Officer (COO) Monash University Indonesia, Tantia Dian Permata Indah turut menambahkan, Monash University Indonesia juga menggandeng sejumlah pelaku industri lokal untuk menjadi pendidik. Mitra tersebut mulai dari Tokopedia, tiket.com hingga Bank Mandiri.
“Saat ini, sudah kurang lebih ada lebih dari 10 staf akademik berkualitas Indonesia yang sudah bergabung dengan kami dan ke depannya, angka ini akan terus betambah. Dengan dukungan dari staf akademik Monash University, kami percaya bahwa mimpi dari Monash University Indonesia akan memberikan kontribusi nyata untuk bangsa dapat segera terwujud," tutup Tantia.
Monash University Indonesia juga menawarkan program kuliah bergelar PhD, juga berbagai program eksekutif dan mikro-kredensial yang ditujukan untuk sektor tertentu. Bekerja sama dengan Monash Business School Australia, rencananya akan tersedia tiga program eksekutif yang meliputi studi mengenai Digital Strategy Transformation pada Maret-April, Fostering Innovation and Leading pada Juni-Juli dan Leading Complexity pada Agustus-September.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
