Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2020 | 17.35 WIB

UNS Genapi Jumlah PTN-BH, Kampus Negeri Lain Segera Menyusul

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Jumlah perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH) di Indonesia terus bertambah. Yang terbaru Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo menggenapi jumlah PTN-BH di Indonesia menjadi 12 unit. PTN lain juga bakal menyusul dengan terlebih dahulu mengajukan perubahan status.

Pengumuman perubahan status PTN di kampung Presiden Jokowi itu disampaikan langsung oleh Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho. "Keluarga besar UNS mengucapkan terima kasih atas segala doa dan perhatian sehingga telah ditandatangani oleh Presiden PP 56/2020 tertanggal 6 Oktober tentang UNS menjadi PTN-BH," katanya melalui keterangan tertulis Selasa (20/10).

Jamal berharap semoga perubahan status itu memberikan kemudahan untuk kemajuan UNS. Selaku ketua Majelis Rektor PTN Indonesia (MRPTNI), Jamal mengatakan PTN-BH merupakan level tertinggi status PTN. Dengan status ini, PTN memiliki otonomi penuh dalam mengelola keuangan dan sumber daya. "Termasuk dosen dan tenaga kependidikan. PTN jenis ini beroperasi mirip dengan perusahaan perusahaan BUMN," jelasnya. Jenis PTN lainnya adalah PTN Badan Layanan Umum (BLU). Kemudian PTN satuan kerja (satker)

PTN berikutnya yang bisa menyusul menjadi PTN-BH adalah Universitas Terbuka (UT). Rektor UT Ojat Darojat mengatakan bulan ini diharapkan seluruh dokumen dan kelengkapan pengajuan sebagai PTN-BH sudah selesai. Kemudian tahapan pengajuan ditargetkan November depan.

Persiapan UT menjadi PTNBH menjadi salah satu bahasan dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) 2020 yang digelar di kampus UT, Pondok Cabe, Tangerang Selatan kemarin (19/10). "UT telah melakukan (persiapan menuju, Red) PTNBH sejak isu privatisasi perguruan tinggi," tutur Ojat.

Tetapi rencana tersebut tidak jadi. Sebab pada 2010 lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan. Ojat mengatakan dengan naik kelas menjadi PTNBH diharapkan UT bisa semakin maksimal dan luas dalam melayani akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Indonesia.

Ojat bahkan mengatakan jangkauan UT saat ini tidak hanya di penjuru tanah air saja. Tetapi sampai di luar negeri. Diantaranya di Arab Saudi, Malaysia, Korea Selatan, sampai ke Eropa. Dia menegaskan pemerintah berharap UT bisa naik kelas menjadi PTNBH.

Dia mengatakan sudah menyiapkan team building untuk mewujudkan keinginan menjadi PTNBH. Selain itu juga telah menggodok seluruh kebutuhan yang dituntut untuk mendapatkan rekomendasi sebagai PTNBH. Dia berharap akhir Oktober ini seluruh komponen itu sudah beres. Kemudian November nanti mengajukan usulan menjadi PTNBH.

Dia menjelaskan upaya UT menuju PTNBH tidak bisa digarap sendirian. Tetapi butuh pendampingan atau contoh dari perguruan tinggi lain sudah sudah lebih dahulu ditetapkan sebagai PTNBH. ’’Harapan kita setelah jadi PTNBH, kampus UT jadi lebih gesist dalam mendukung program pemerintah meningkatkan kualitas SDM di tanah air,’’ katanya. Selain itu juga semakin memperluas jangkauan pelayanan di penjuru Indonesia.

Ada sejumlah pembeda ketika PTN ditetapkan sebagai badan hukum. Diantaranya adalah lebih memiliki keleluasaan dalam mengelola SDM. Kemudian juga dalam mengelola pendanaan. Kampus lain yang lebih dahulu ditetapkan sebagai PTNBH diantaranya Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore