
Iluswtraswi: wisuda. (pixabay)
JawaPos.com - Pandemi Covid-19 membuat sejumlah event besar beralih pelaksanannya secara daring. Kegiatan paling krusial belakangan ini yang tetap digelar meski secara daring adalah wisuda perguruan tinggi.
Dengan berubahnya metode wisuda, maka uang pungutan untuk wisuda pun jadi banyak bersisa. Lantas, sisa itu bakal dikembalikan oleh pihak kampus kepada para wisudawan. Nilainya masih dihitung oleh pihak akademik Unikom.
"Hasil rapat panitia wisuda online atau daring menunjukkan ada sisa dana yang belum teralokasi. Dana ini akan dikembalikan ke wisudawan melalui nomor rekening masing-masing," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unikom Umi Narimawati dalam telekonferensi pers, Senin (5/10).
Baca juga: Wisuda Online Mahal, Begini Penjelasan Unikom
Rencananya uang tersebut dikembalikan secepat mungkin. Sebelum itu, kata Umi Narimawati, pihaknya saat ini tengah melakukan validasi kelebihan anggaran wisuda.
"Jadi saat ini sudah kita godok dan kita hitung kasarnya sudah ada sisa dan kelebihan. Yang sekarang juga sedang didiskusikan dengan perwakilan mahasiswa jadi insyaallah membuat berbagai pihak lebih baik," tutur Umi Narimawati.
Adapun biaya wisuda sebelumnya yang dibebankan kepada masing-masing mahasiswa sebesar Rp Rp 3.770.000. Angka itu terdiri atas Rp 2.695.000 untuk biaya wisuda dan Rp 765.000 untuk biaya sidang.
Baca juga: Antisipasi Kerumunan, Gelar Wisuda Drive-thru
Direktur Humas dan Protokoler Unikom Desayu Eka Surya menambahkan, biaya wisuda sebesar Rp 2.695.000 adalah untuk asumsi pelaksanaannya secara nondaring atau langsung.
Meski wisuda digelar secara daring namun tetap ada pengeluaran. Mulai untuk distribusi toga, ijazah, masker, hingga face shield ke setiap rumah wisudawan yang mencapai 2.040 orang.
"Kenapa masker dan face shield tetap dikirimkan, ya karena kami masih berupaya dan ingin wisuda digelar langsung, makanya kami pesan secara khusus. Hingga akhirnya ternyata memang wisuda harus tetap luring dan paket wisuda itu sudah tidak bisa dikurangi," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=KslOQ9Yp-xg&ab_channel=jawapostvofficial

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
