
Rektor UPH Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc (kiri) bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin (kanan) seusai memberikan materi di hadapan mahasiswa baru UPH di acara UPH Festival 2023. (Foto: RianAlf
JawaPos.com - Universitas Pelita Harapan (UPH) kembali menerima mahasiswa baru untuk Tahun Akademik (TA) 2023/2024. Pada tahun ajaran kali ini, UPH mencatat lebih dari 4.000 mahasiswa baru siap mengikuti perkuliahan.
Seperti tradisi yang sudah-sudah, salah satu Universitas swasta terbaik di Indonesia ini selalu menyambut peserta didik barunya dengan serangkaian kemeriahan. Mahasiswa baru UPH langsung disambut dengan hangat dalam UPH Festival 2023 yang berlangsung pada 24 hingga 26 Agustus 2023.
Acara ini menjadi momen berharga untuk menyambut para mahasiswa baru yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, termasuk mahasiswa asal mancanegara seperti Korea Selatan, Amerika, Syria, Timor Leste, India, Myanmar, Sri Lanka, Kamboja, Kenya, Uganda, Filipina, dan Tiongkok.
Di antara lebih dari 4.000 mahasiswa baru, terdapat 1.076 mahasiswa penerima beasiswa dari Indonesia dan 34 mahasiswa asal luar negeri. Hal ini juga dinyatakan oleh Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc. selaku Rektor Universitas Pelita Harapan, "Ini menunjukan komitmen kami terhadap kemajuan pendidikan di Tanah Air. Sebelumnya, kita juga memberangkatkan ratusan pelajar dari Indonesia Timur untuk bisa bersekolah di sini," terangnya di kampus UPH Lippo Village, Jumat (25/8).
Pada tahun ini, UPH Festival mengadakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menginspirasi para mahasiswa, termasuk seminar ‘Distinguished Guest Speaker’ yang secara langsung menghadirkan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC., CLU., selaku Menteri Kesehatan (Menkes).
Dalam paparannya, Budi memberikan tiga pesan kepada mahasiswa baru UPH. Para peserta didik baru ini diminta untuk selaras menggunakan kecerdasannya baik secara akal, hati nurani dan jiwa.
"Banyak orang pintar secara akal, tapi tidak secara hati. Ada lagi yang lebih penting, pintar secara jiwa. Itu dididik ditataran jiwa. Jadi nanti kalau jadi pemimpin harus lengkap, penampilannya bagus, akalnya bagus, kecerdasannya bagus dan jiwanya bagus. Ini saya titip kepada Rektor UPH untuk diajarkan kepada mahasiswa baru UPH," kata Budi yang langsung disambut tepuk tangan oleh adik-adik mahasiswa baru UPH.
Kemudian, dirinya juga berpesan kepada mahasiswa baru untuk pertama, harus jeli melihat perubahan dan tren yang terjadi di sekitar. Menurutnya, dunia yang saat ini begitu dinamis sehingga perlu kejelian menangkap peluang agar tidak tertinggal dan kalah.
"Nasihat buat adik-adik mahasiswa baru, untuk yang baru masuk kuliah, nomor satu, pelajari pola pergeseran ekonomi atau pola kehidupan di sekitar. Saya bicara dari segi kesehatan, bayangkan saat ini betapa teknologi sudah mendisrupsi kesehatan kita, di kesehatan itu sudah terasa, dengan kemajuan teknologi medis, ChatGPT dan sebagainya. Industry is changing, jadi perhatikan sekitar kita," terang Budi.
Pesannya adalah, mahasiswa baru UPH diminta untuk bijak memanfaatkan teknologi untuk mencari informasi seluas-luasnya. "Lihat, apa yang berubah, pelajari. Tapi ingat, di atas langit masih ada langit, be humble," kata Budi menambahkan.
Kedua, mahasiswa baru UPH ini diminta untuk menjadi pribadi yang aktif. "Be active in your life. Mumpung jadi mahasiswa, jangan habiskan waktu kamu hanya di kampus. Cari kegiatan lain di luar kampus, mumpung masih muda, manfaatkan semaksimal mungkin," tutur Budi.
Tujuannya, supaya bisa menjalin komunikasi secara luas kepada banyak orang. Membangun relasi. "Melatih komunikasi dan pergaulan kita seperti apa, itu harus terjalin dengan bagus," kata Budi.
Ketiga, mahasiswa baru UPH diminta untuk tidak memble. Harus kuat, "You have a strong energy. Mesti cari source of energy-nya apa? Setiap orang punya purpose, keinginan hidupnya apa? Itu yang harus dicari karena itu akan memberi kita energi penuh untuk mengejar keinginan kita. You need purpose," tegas Budi yang kembali disambut tepuk tangan oleh adik-adik mahasiswa baru UPH.
Sebagai informasi juga, "Godly Transformational Leadership” menjadi tema UPH Festival tahun ini. Tema ini dipilih untuk memberi motivasi kepada para mahasiswa baru agar siap menjadi pemimpin masa depan yang unggul melalui pendidikan yang holistik dan transformatif yang mereka terima di UPH.
Tema ini juga mencerminkan komitmen UPH untuk memberikan wadah kepada mahasiswa dalam menjalani panggilan mereka dan menjadi agen perubahan yang transformatif, bahkan sejak masa kuliah mereka dimulai.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
