
Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Iwan Syahril dalam peluncuran Seri Webinar Guru Belajar. (Istimewa)
JawaPos.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kembali membuka diskusi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) perihal Program Organisasi Penggerak (POP). PGRI kembali turut serta memberi masukan kepada Kemendikbud.
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Iwan Syahril pun mengatakan bahwa pihaknya senang dengan keterbukaan PGRI atas POP yang sempat menjadi polemik.
"Kami sangat senang menerima masukan-masukan untuk bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas kita bersama-sama. Tentunya ini sangat penting menjadi bagian gotong royong, bagaimana kita bersama-sama untuk pendidikan," ungkapnya, Senin (7/9) sore.
Kata dia, pertemuan yang terjadi pada tiga hari lalu itu merupakan silaturahmi biasa. Dia pun menghargai hal tersebut, di mana PGRI sendiri merupakan organisasi besar terkait pendidikan.
Untuk POP ini, PGRI juga memberikan masukan untuk menunda program tersebut hingga 2021. Akan tetapi, pihaknya tidak menjelaskan lebih lanjut pertemuan tersebut yang mengarah pada kembalinya PGRI dalam POP.
"Bahwa pada saat ini, dan ini usulan dari PGRI yang kita masukkan yang kita apresiasi, anggaran POP tahun ini kita alihkan untuk bantuan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) khususnya bantuan untuk internet di masa pandemi ini," ujar dia.
Seperti diketahui, Mendikbud Nadiem Makarim dalam akun Instagramnya @nadiemmakarim pada Jumat (4/9) pekan lalu mengunjungi Kantor Pusat PGRI.
"Pagi ini kami mengunjungi kantor pusat Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) @pbpgri_official. Kami bersilaturahmi dengan jajaran pengurus PGRI dan berdiskusi mengenai berbagai aspirasi masyarakat yang tengah kita hadapi saat ini. Pertemuan berjalan lancar dan sangat produktif. Semoga komunikasi dan koordinasi yang baik ini terus berlanjut demi tercapainya tujuan nasional mencerdaskan bangsa #merdekabelajar #gurupenggerak," tulis dia di akunnya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
